Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alam Bercerita tentang Buku Ganjar di Mata Milenial, Apa Isinya?

Alam Bercerita tentang Buku Ganjar di Mata Milenial, Apa Isinya?
Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)
Share Article

Sleman, IDN Times - Muhammad Zinedine Alam Ganjar berbicara mengenai buku berjudul Ganjar di Mata Milenial karya Asrizal Nilardin, di Wisma Imanuel, Caturtunggal, Depok, Selasa (9/1/2024). Alam menyebut nilai yang dibangun Ganjar Pranowo relevan dengan kondisi kepemudaan saat ini.

"Prinsip-prinsip, nilai-nilai yang dibangun bapak (Ganjar Pranowo) itu bisa relevan dengan kondisi-kondisi kepemudaan saat ini," ujar Alam.

1. Menceritakan proses perjalanan hidup Ganjar

Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)
Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)

Alam menyebut buku Ganjar di Mata Milenial banyak dituliskan tentang sejarah perjalanan Ganjar. "Prosesnya seperti apa, perjalanannya seperti apa. Naik turunnya seperti apa, itu mayoritas terangkum dalam buku ini," ujar Alam.

Alam menyebut banyak pelajaran yang bisa diambil dari sosok ayahnya. "Contohnya motivasi, karena di sini banyak menceritakan kondisi-kondisi lowest point bapak titik terendah bapak, tapi bapak dengan bantuan berbagai macam orang, dari teman, keluarga itu bisa kembali bangkit dan terus menatap ke depan," kata dia.

Selain itu juga ada soal perjalanan Ganjar Pranowo berproses dari kursi legislatif selama sembilan tahun dan menjadi Gubernur Jawa Tengah. "Terus akhirnya sekarang berkontestasi lagi, juga waktu perjalanan masa kecilnya masa kuliahnya dan sebagainya terangkum di sini (dalam buku)," kata Alam.

2. Belajar membangun kepercayaan dari sosok Ganjar

Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)
Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)

Sosok Ganjar juga dinilai membentuk pribadi dari Alam sendiri. Seperti halnya soal kepercayaan. Alam mengaku merasa sulit menjadi seorang pemimpin, seperti di organisasi atau lingkup lainnya.

"Pemimpin itu sangat sulit menaruh rasa kepercayaan ke subkoordinatnya, ke teman-temannya, karena mungkin punya idealisme tersendiri, dan punya requirement tersendiri untuk mencapai indikator-indikator kesuksesan tersebut untuk dia," kata Alam.

Meski begitu, Alam menilai sosok Ganjar bisa menaruh kepercayaan kepada orang lain, seperti pada dirinya, dan orang-orang yang dipercaya Ganjar. "Itu yang dilakukan kepada saya, bagiamana mendidik saya, karena saya diberikan kepercayaan penuh untuk mengambil keputusan dan mengeksekusi apa yang saya inginkan serta apa yang saya bisa lakukan. Itu berdampak pada bagaimana saya memiliki rasa tanggung jawab dan mengenali diri saya sendiri," ungkapnya.

3. Privilege untuk membangun demokrasi

Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)
Muhammad Zinedine Alam Ganjar. (IDN Times/ Herlambang Jati Kusumo)

Alam mengaku mendapat privilege berkat Ganjar. Namun menurutnya privilege jika tidak diutilisasi untuk hal positif hanya menjadi omong kosong. "Privilege itu sangat penting untuk kita bisa demokratisasi dan bisa buka aksesnya ke orang banyak itu harusnya yang dilakukan oleh para orang-orang dengan privilege. Termasuk saya juga," kata Alam.

Alam mencoba menyebarkan hal itu dengan berkeliling Indonesia seperti salah satunya di Yogyakarta, berbagi bersama teman-teman, bertukar pikiran bersama. "Di sini saya juga masih belajar, jadi kita saling belajar satu sama lain dan akhirnya untuk hal itu bisa lebih demokratis lagi, lebih bisa diakses lagi. Saya juga melempar itu ke teman-teman sosial media melalui premis pengalaman di sosial media saya," ungkap Alam.

Alam berharap buku Ganjar di Mata Milenial bisa menjadi suatu pembelajaran bagi dirinya dan masyarakat luas. "Karena pengalaman itu tidak hanya apa yang secara fisik kita lakukan, tapi apa yang kita dapatkan juga dari orang lain," kata Alam.

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

5 Tips Pilih Gorden Jendela yang Tepat, Suasana Rumah Jadi Nyaman

31 Mei 2026, 22:20 WIBNews