Sleman, IDN Times - Kementerian Agama RI sampai saat ini masih menggodok rencana pengaktifan kembali pondok pesantren di situasi pandemik virus corona. Terkait hal itu, pengurus pondok pesantren di Kabupaten Sleman mengaku masih meliburkan santri dan menunggu arahan resmi dari pemerintah.
Juru bicara Pondok Pesantren (ponpes) Sunan Pandanaran, Gus Azka Sya'bana menjelaskan, di Ponpes Sunan Pandanaran sendiri sejak 26 Maret 2020 telah memulangkan ribuan santri untuk menghindari penyebaran COVID-19.
Gus Azka menjelaskan, dalam berkegiatan, pihaknya selalu mengikuti arahan pemerintah. Jikapun nanti ponpes diaktifkan kembali, pihaknya juga siap menerapkan protokol pencegahan COVID-19.
"Kami selalu mengikuti arahan dari pemerintah. Siap untuk menjalankan dengan mekanisme dan protokol tertentu," ungkapnya pada Jumat (29/5).
