Musim kemarau di Yogyakarta tahun ini diprediksi bakal lebih terasa. Berdasarkan prakiraan BMKG, seluruh delapan Zona Musim di Daerah Istimewa Yogyakarta bakal mencapai puncak kemarau pada Agustus 2026, dengan periode Juli hingga September menjadi masa paling rawan kekeringan.
Dampaknya bukan cuma dirasakan petani atau warga yang bergantung pada air tanah. Anak kos di Jogja pun kena getahnya, salah satu yang paling menyebalkan adalah debu yang seolah gak ada habisnya. Baru dipel pagi, sore sudah berdebu lagi. Baru dilap, besoknya berdebu lagi. Kondisi ini wajar terjadi karena udara kering dan minim hujan membuat partikel debu lebih mudah beterbangan dan menempel di mana saja, termasuk kamar kos yang biasanya berukuran mungil dan ventilasinya seadanya.
Bukan cuma bikin kamar terlihat kotor, debu berlebih juga bisa mengganggu kesehatan, apalagi buat yang sensitif dengan alergi atau masalah pernapasan. Nah, biar kos tetap nyaman ditinggali meski di luar udara kering dan berdebu, berikut lima tips praktis yang bisa langsung dicoba.
