Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Mencairkan Daging Beku yang Aman, Agar Kualitas Tetap Terjaga
ilustrasi daging (pexels.com/Mark Stebnicki)

Siapa nih yang sering mencairkan daging dengan air panas atau asal meletakkannya begitu saja? Ternyata cara satu ini tdak baik dan bisa mengurangi kualitas daging, loh. 

Ada cara 5 cara untuk menurunkan atau mencairkan suhu daging dengan cara yang lebih aman, tapi memang butuh waktu yang lebih lama. Namun buat kesehatan, proses yang memakan waktu lama memang berharga kan?

1. Menipiskan daging

ilustrasi daging (foodsguy.com)

Sebelum mencairkan daging, kamu bisa mencoba cara menumbuk daging lebih dahulu. Pertama, ambil daging sesuai porsi yang ingin kamu gunakan. Kemudian, letakkan di antara dua kertas roti atau dalam plastik. Dengan rolling pin, tumbuk daging sampai menjadi lebih tipis. Agak sedikit keras memang, tapi ini akan membantu daging lebih cepat empuk. Namun pastikan bagian atasnya tidak dipenuhi bunga es ya!

2. Metode kulkas

ilustrasi kulkas (unsplash.com/@nicotitto)

Cara mencairkan daging dengan kulkas setidaknya membutuhkan waktu 12 jam, bahkan lebih. Tentu tergantung dengan ukuran atau jumlah daging yang akan digunakan, nih. Caranya ambil daging secukupnya dari lemari pembeku kemudian pindahkan ke sebuah piring dan tutup dengan plastik wrap supaya lebih higienis. 

Lalu, masukkan ke dalam kulkas. Setelah 12 jam atau lebih, tusuk daging menggunakan garpu untuk melihat apakah sudah empuk atau belum. 

3. Metode air dingin

ilustrasi daging (foodnetwork.com)

Metode pencairan daging yang aman selanjutnya adalah menggunakan air dingin. Kamu cukup mengisi sebuah mangkuk besar dan mengisinya dengan air dingin.

Ambil daging dari lemari pembeku sesuai kebutuhan, masukkan di dalam plastik atau wadah kedap air lainnya. Rendam daging sampai secara keselurahan masuk ke dalam air. Tunggu sampai dagingnya mencair, ya.

Tapi ingat metode ini lebih baik digunakan untuk mencairkan daging tanpa tulang. Misalnya untuk dada ayam atau daging giling. 

4. Memanfaatkan microwave

ilustrasi daging (newsweek.com)

Jika kamu gak punya banyak waktu untuk mencairkan daging, sebaiknya gunakan microwave akan membantu lebih cepat. Selain itu, metode ini tidak akan membiarkan daging lebih lama berada di suhu yang berbahaya. 
Namun, kamu perlu menggunakan wadah bersih dan aman buat microwave supaya gak ada persilangan bakteri. Kamu dapat mencairkan beberapa potong sekaligus dengan ukuran yang berbeda.

5. Jangan biarkan daging di suhu ruang

ilustrasi daging (pexels.com/Lukas)

Bagi kamu yang masih saja mencairkan daging di suhu ruang seperti membiarkannya di meja dapur, yuk, perlahan hilangkan kebiasaan satu ini. Membiarkan daging di perbedaan suhu yang lama akan memungkinkan bakteri tumbuh, yang dapat meningkatkan kemungkinan keracunan makanan.

Selain itu, pastikan kamu sudah mencuci tangan, baik sebelum mengambil daging dan sesudahnya. Dan gak kalah penting, daging yang sudah dicairkan jangan disimpan lagi ke dalam lemari pembeku. Jadi, sebaiknya ambil daging secukupnya, ya? Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article