Ilustrasi Tes Usap/PCR Test. IDN Times/Hana Adi Perdana
Berkaitan dengan penemuan kasus tersebut, Harda mengimbau agar masyarakat untuk tetap waspada dan taat protokol kesehatan. Menurutnya, tantangan yang paling besar di masa pandemik ini adalah mendisiplinkan diri. Dirinya juga berpesan agar ketika ada seseorang yang merasakan gejala untuk langsung melaporkan diri.
"Ini pelajaran, tantangan terberat adalah kejenuhan. Jadi bagaimana kita mendisiplinkan diri. Kondisi ini kita tidak tahu sampai kapan. Kami minta masyarakat harus meningkatkan (kewaspadaan), karena gejalanya macam-macam. Masyarakat juga harus berani menyampaikan (ketika merasakan gejala," paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, menjelaskan jika saat ini kegiatan belajar mengajar di lokasi yang bersangkutan diliburkan selama 5 hari, terhitung mulai hari ini. Peliburan tersebut ditujukan untuk dilakukan disinfeksi.
"Ada beberapa yang harus dihentikan sementara, kegiatan belajar mengajar untuk pembersihan, penyemprotan sementara. Kita minta minimal 5 hari. Mulai hari ini," tandasnya.