Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4.370 Calon Mahasiswa Lolos Seleksi Mandiri UGM
ugm.ac.id

Sleman, IDN Times - Sebanyak 4.370 calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2020/2021 lolos lewat Jalur Seleksi Mandiri Universitas Gadjah Mada (UGM).

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Djagal Wiseso Marseno, mengungkapkan, sebanyak 4.370 calon mahasiswa baru tersebut terdiri dari 3.491 calon mahasiswa yang berasal dari Program Sarjana dan pada Program Diploma sejumlah 879 orang.

1. Prodi Kedokteran masih terfavorit untuk bidang Saintek

ugm.ac.id

Djagal menjelaskan, pada Bidang Saintek, Prodi Kedokteran kembali menjadi prodi terfavorit. Kemudian disusul oleh Prodi Farmasi, Kedokteran Gigi, Gizi Kesehatan dan Teknik Industri.

"Untuk Bidang Saintek setelah Kedokteran disusul kemudian Farmasi, Kedokteran Gigi, Gizi Kesehatan dan Teknik Industri sebagai 5 besar prodi dengan pendaftar terbanyak," ungkapnya pada Jumat (28/8/2020).

2. Bidang Soshum, Prodi Psikologi jadi terfavorit

ugm.ac.id

Sementara itu, pada Bidang Soshum, Prodi Psikologi menjadi prodi paling diminati oleh pendaftar, dan disusul oleh prodi lain yakni Hukum, Manajemen, Ilmu Komunikasi dan Akuntansi.

"Ini merupakan salah satu data yang muncul dalam pengumuman calon mahasiswa baru UGM Tahun Akademik 2020/2021 Jalur Seleksi Mandiri yang telah diumumkan pada Kamis pukul 23.30 WIB," terangnya.

3. Calon mahasiswa diminta segera lengkapi data

ugm.ac.id

Djagal menjelaskan, bagi calon mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima di UGM, selanjutnya diminta untuk segera melengkapi biodata dan mengunggah dokumen sebagaimana disyaratkan melalui akun pendaftaran masing-masing, mulai 27 sampai 31 Agustus 2020 pukul 23.59 WIB.

"Jika sampai dengan 31 Agustus 2020 pukul 23.59 WIB calon mahasiswa tidak melengkapi biodata atau mengunggah dokumen sesuai prosedur atau ketentuan maka dianggap melepaskan haknya sebagai calon mahasiswa Program Sarjana atau Diploma IV atau Sarjana Terapan UGM Tahun Akademik 2020/2021," paparnya.

Editorial Team

Related Article