Sleman, IDN Times - Sebanyak tujuh anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman diketahui reaktif setelah melakukan rapid test.
Ketua Bawaslu Sleman, M. Abdul Karim Mustofa menjelaskan hasil tersebut diketahui setelah 242 Pengawas Pemilu pada hari Selasa, 7 Juli dan Rabu 8 Juli 2020 melakukan rapid test.
"Setelah berkoordinasi dengan Dinkes sampai rapid test terakhir ada sebanyak tujuh orang reaktif, terdiri dari dua Panwascam dan 5 Panwaslu Desa," ungkapnya melalui keterangan tertulis pada Kamis (9/7/2020).
