Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Biar Set Gak Berakhir Jadi Sampah, Industri Film dan Interior Jalin Kolaborasi

Kolaborasi MD dan TACO saat JAFF Market 2025, di JEC, Sabtu (29/11/2025).
Kolaborasi MD dan TACO saat JAFF Market 2025, di JEC, Sabtu (29/11/2025). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Intinya sih...
  • Kolaborasi antara industri film dan interior menjadi penting dalam menciptakan mood, emosi, dan arah cerita film.
  • Material set film yang tahan lama dan bisa dipakai ulang membantu mengurangi limbah serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
  • Peluang besar kolaborasi antara MD Entertainment dan TACO dalam mendukung industri perfilman dengan produk yang durable dan sustainable.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Tren keberlanjutan mulai menguat di berbagai sektor industri kreatif, termasuk dunia film. Di tengah naiknya industri film di Indonesia, produksi sampah yang dihasilkan dari bekas set film turut menjadi perhatian.

Pengelolaan set produksi film pun diupayakan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam. Sampah sisa dari proses produksi seminimal mungkin diupayakan. Set-set film dibuat bisa berkelanjutan digunakan.

1. Kolaborasi mendukung industri film

Chief Marketing Officer of TACO, Anastasia Tirtabudi.
Chief Marketing Officer of TACO, Anastasia Tirtabudi. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Chief Marketing Officer of TACO, Anastasia Tirtabudi menyebut industri interior kini tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian penting dalam ekosistem kreatif.

“Kalau bicara film, kita tidak bisa lepas dari set. Set adalah elemen penting yang membangun mood, emosi, dan arah cerita. Jadi desain interior sebenarnya sangat dekat dengan kebutuhan industri film,” ujar Anastasia, saat konferensi pers kolaborasi MD dan TACO saat JAFF Market 2025, di JEC, Sabtu (29/11/2025).

Kebutuhan visual dalam film, seri televisi, hingga iklan menuntut detail ruang yang kuat secara estetik. Tim art director biasanya bekerja erat dengan pilihan material interior untuk memastikan suasana yang ingin dicapai benar-benar sampai kepada penonton. Mereka harus punya pemahaman ruang yang baik, karena pada akhirnya, ruang itu bercerita. Karakter desain yang digunakan sangat bergantung pada tema film.

“Mau horor, drama, atau komedi, semua kembali pada mood yang ingin diangkat. Koleksi material kita banyak, jadi bisa dieksplorasi sesuai kebutuhan,” Anastasia.

2. Material set film yang berkelanjutan

Kolaborasi MD dan TACO saat JAFF Market 2025, di JEC, Sabtu (29/11/2025).
Kolaborasi MD dan TACO saat JAFF Market 2025, di JEC, Sabtu (29/11/2025). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Salah satu tantangan produksi film adalah kebutuhan set yang sering dibangun ulang untuk berbagai judul dan adegan. Material interior yang tahan lama dan mudah dipasang menjadi nilai tambah, terutama untuk model set bongkar-pasang.

“Dalam produksi film atau seri, set sementara itu sering dibangun lalu dibongkar. Sayang kalau semua material langsung jadi sampah. Material yang durable dan bisa dipakai ulang membantu mengurangi limbah,” ujar Anastasia.

Ia mencontohkan bahwa beberapa produk interior kini dirancang dengan prinsip zero new material, yakni tidak menggunakan bahan baku baru dalam proses produksinya. Pendekatan ini semakin penting seiring meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan lingkungan. “Kita ingin pemakaian produk maksimal, durable, dan tidak menambah sampah. Di industri kreatif, reuse adalah hal yang sangat mungkin dilakukan,” tambahnya.

3. Peluang besar kolaborasi mendukung keberlanjutan lingkungan

Chief Communications Officer of MD Entertainment, Astrid Suryatenggara.
Chief Communications Officer of MD Entertainment, Astrid Suryatenggara. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Melihat kebutuhan industri film yang terus berkembang, termasuk setelah masuknya MD ke sektor televisi, peluang kolaborasi disebut sangat terbuka. MD menjalin kolaborasi dengan Taco untuk mendukung industri perfilman.

“Kalau melihat kebutuhan MD yang sekarang juga mengakuisisi kanal TV, kolaborasi bisa banget. Produk yang durabledan sustainable sangat cocok untuk produksi series atau TV drama yang intens. Eksplorasi antara MD dan Taco berpotensi besar,” ujar Chief Communications Officer of MD Entertainment, Astrid Suryatenggara.

Ia menegaskan setidaknya dalam satu tahun MD bisa merilis 12 judul film layar lebar dalam setahun, selain itu juga beragam series. “Durable dan sustainable itu sangat penting, untuk menjaga lingkungan kita juga,” tegas Astrid.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More

JAFF Market 2025 Resmi Dibuka Jadi Jembatan Strategis Insan Perfilman

29 Nov 2025, 13:11 WIBNews