potret resep kue apem tepung beras tanpa telur (IDN Times/Dyar Ayu)
Menurut laman Kalurahan Tepus Gunungkidul, kue apem memiliki makna mendalam masyarakat Jawa. Kue apem menjadi salah satu perlengkapan menu sesaji yang kehadirannya menjadi simbol yang melambangkan permohonan ampun (apem) kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dan biasanya, proses pembuatan apem yang dilakukan bersama-sama antar warga menjadikannya memiliki makna keakraban, solid, dan kebersamaan menjaga tradisi leluhur. Bahkan, di Kraton Jogja sampai saat ini masih dilakuka tradisi ngapem yang dilaksanakan oleh para perempuan seperti putri raja hingga permaisurinya.
ilustrasi kue apem (desatepus.gunungkidulkab.go.id/ Filosofi Hantaran Kue Apem dan Rempeyek : Tradisi Berbagi Menjelang Hari Raya Idul Fitri)
Kue apem bukan hanya jajanan biasa, tapi simbol tradisi Jawa yang patut dilestarikan. Yuk, coba praktikkan resep apem ekonomis tanpa telur ini untuk camilan keluarga. Pas disantap bersama kopi atau teh. Selamat memasak.