Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gak Mau Sakit Tenggorokan, 5 Cara Makan Gorengan Anti Seret

Gak Mau Sakit Tenggorokan, 5 Cara Makan Gorengan Anti Seret
ilustrasi gorengan isi sarden (pexels.com/Tamba Budiarsana)
Share Article

Banyak orang menyukai gorengan karena rasanya yang gurih dan renyah. Tapi sayangnya, keseringan makan camilan ini bisa bikin tenggorokan terasa kering dan seret akibat minyak berlebih.

Tenang, kamu tetap bisa menikmati gorengan tanpa perlu khawatir tenggorokan bermasalah. Kuncinya ada pada cara memilih gorengan yang sehat, mengonsumsinya dengan benar, dan jangan lupa siapkan minuman. Yuk, intip lima tips agar tenggorokan tetap nyaman saat makan gorengan.

1. Pilih gorengan yang tidak terlalu berminyak

.
ilustrasi gorengan mengandung lemak trans (pexels.com/Henny Wiyanti)

Minyak berlebih pada gorengan bisa meninggalkan lapisan di tenggorokan yang membuatnya terasa tidak nyaman. Gorengan yang terlalu berminyak juga bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan, apalagi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, sebaiknya pilih gorengan yang tidak terlalu berminyak atau yang digoreng dengan minyak baru agar lebih sehat.

Untuk mengurangi kadar minyak pada gorengan, kamu bisa meniriskannya terlebih dahulu menggunakan tisu dapur. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi minyak berlebih sebelum dikonsumsi. Selain itu, jika memungkinkan, pilih gorengan yang dimasak dengan metode yang lebih sehat seperti air fryer atau dipanggang agar tidak terlalu berminyak.

2. Konsumsi dengan pendamping yang tepat

ilustrasi gorengan
ilustrasi gorengan (pexels.com/Poetra dimatra)

Mengonsumsi gorengan tanpa pendamping bisa meningkatkan risiko tenggorokan kering. Oleh karena itu, sebaiknya makan gorengan bersama makanan lain yang bisa menetralkan efek minyak. Misalnya, makan gorengan bersama sup, sayuran segar, atau saus yang mengandung asam seperti sambal tomat agar tenggorokan tetap nyaman.

Selain makanan, minuman yang dikonsumsi setelah makan gorengan juga penting. Hindari minuman yang terlalu manis atau bersoda karena bisa memperparah rasa seret di tenggorokan. Pilih air putih hangat, teh tawar, atau infused water untuk membantu membersihkan tenggorokan dari minyak.

3. Jangan langsung makan dalam jumlah banyak

ilustrasi gorengan yang sedang ditiriskan
ilustrasi gorengan yang sedang ditiriskan (pixabay.com/Javaistan)

Makan gorengan dalam jumlah banyak sekaligus bisa membuat tenggorokan terasa lebih cepat seret. Konsumsi gorengan secara perlahan dan dalam porsi kecil agar tenggorokan bisa beradaptasi dengan teksturnya yang kering dan berminyak. Selain itu, mengunyah gorengan dengan baik juga membantu mengurangi risiko iritasi tenggorokan.

Jika ingin menikmati gorengan lebih banyak, cobalah untuk menyelinginya dengan makanan atau minuman lain. Dengan begitu, tenggorokan tidak akan langsung terpapar minyak dalam jumlah besar, dan risiko seret pun bisa diminimalkan. Mengatur pola makan seperti ini juga bisa membuat pengalaman makan gorengan lebih nyaman.

4. Perhatikan suhu gorengan sebelum dikonsumsi

Gorengan
ilustrasi gorengan (unsplash.com/Marik Elikishvili)

Makan gorengan yang masih terlalu panas bisa membuat tenggorokan iritasi dan lebih mudah kering. Selain itu, suhu yang terlalu tinggi juga bisa merusak jaringan di dalam mulut dan tenggorokan, membuatnya lebih rentan terhadap gangguan. Oleh karena itu, biarkan gorengan sedikit mendingin sebelum dikonsumsi agar lebih aman.

Sebaliknya, gorengan yang sudah terlalu dingin bisa terasa lebih keras dan sulit dikunyah, sehingga berisiko membuat tenggorokan terasa tidak nyaman. Sebaiknya konsumsi gorengan dalam kondisi yang masih hangat namun tidak terlalu panas agar teksturnya tetap renyah dan lebih mudah dikonsumsi. Selain itu, suhu yang pas juga membantu menjaga cita rasa gorengan agar tetap enak saat dimakan.

5. Pastikan tenggorokan tetap terhidrasi

Ilustrasi air minum
Ilustrasi air minum (unsplash.com/Engin Akyurt)

Salah satu penyebab utama tenggorokan terasa seret setelah makan gorengan adalah kurangnya cairan dalam tubuh. Oleh karena itu, penting untuk tetap terhidrasi dengan minum air putih dalam jumlah cukup. Minum segelas air putih sebelum dan sesudah makan gorengan bisa membantu menjaga kelembapan tenggorokan.

Jika tenggorokan mulai terasa seret, jangan langsung panik. Cobalah minum air putih hangat atau teh herbal untuk membantu melembapkannya kembali. Mengonsumsi buah yang mengandung banyak air seperti semangka atau jeruk juga bisa menjadi alternatif untuk menjaga hidrasi setelah makan gorengan.

Makan gorengan tanpa perlu takut tenggorokan seret, sangat mungkin, kok. Asalkan pintar memilih gorengan yang lebih sehat, menjaga porsi, dan rajin minum air, maka camilan favorit ini tetap aman dinikmati.

Jadi, yuk mulai terapkan trik di atas biar bisa ngemil gorengan dengan nyaman tanpa efek samping yang mengganggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest Food Jogja

See More

Gak Mau Sakit Tenggorokan, 5 Cara Makan Gorengan Anti Seret

25 Mei 2026, 16:05 WIBFood