Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Bahan yang Bisa Merusak Nutrisi dan Rasa Teh, Jangan Asal Campur
ilustrasi rempah india (pexels.com/Kamakshi)
  • Produk susu seperti susu, keju, atau yogurt tidak cocok dicampurkan dengan teh karena protein dalam susu dapat mengurangi manfaat antioksidan teh.
  • Buah citrus seperti lemon, jeruk nipis, dan pomelo tidak disarankan ditambahkan ke teh karena tingkat keasaman tinggi dapat mengganggu tanin dalam teh.
  • Cokelat, alkohol, pemanis buatan, dan kunyit juga tidak dianjurkan untuk dicampurkan dengan teh karena dapat mengubah rasa dan menyebabkan efek samping pada tubuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Populer dinikmati di banyak negara dan tradisi, teh sering dimodifikasi dengan gula atau lemon untuk menyeimbangkan rasa pahitnya.

Meski terlihat biasa, tidak semua campuran ini berdampak baik. Faktanya, beberapa bahan tertentu justru dapat menurunkan kualitas rasa dan mengurangi manfaat kesehatan dari daun teh.

Agar kamu tetap bisa menikmati teh dengan cara yang benar, berikut beberapa bahan yang tidak dianjurkan untuk ditambahkan bersama minuman teh.

1. Produk susu

Tampilan segelas susu putih (Pixabay.com/Couleur)

Dilansir Times of India, salah satu bahan yang banyak dikombinasikan dengan teh adalah produk susu seperti susu, keju, atau yogurt. Meskipun menambahkan susu ke dalam teh merupakan hal yang umum dilakukan, namun penelitian menunjukkan bahwa protein dalam susu dapat berikatan dengan antioksidan dalam teh, sehingga mengurangi manfaat kesehatannya.

Sebagai contoh, antioksidan kuat dalam teh yang dikenal sebagai katekin dapat menjadi kurang efektif ketika ditambahkan susu. Selain itu, sifat produk susu yang kaya akan lemak dapat mengalahkan rasa lembut dari teh hijau atau putih.

2. Buah citrus

ilustrasi buah citrus (Unsplash/Elena Mozhvilo)

Buah citrus seperti lemon, jeruk nipis, jeruk bali, pomelo, dan yuzu tidak dianjurkan untuk ditambahkan ke dalam teh. Pasalnya, tingkat keasaman yang tinggi dari buah-buahan ini dapat mengganggu tanin dalam teh, sehingga menghasilkan rasa pahit.

Selain itu, buah citrus juga dapat mengubah keseimbangan pH dalam perut yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau memperburuk refluks asam lambung ketika dikombinasikan dengan teh. Adapun gejala yang timbul bisa berupa mual dan kembung.

3. Cokelat

Ilustrasi cokelat (unsplash.com/Michele Blackwell)

Cokelat bukanlah bahan yang ideal untuk ditambahkan ke dalam teh. Sebab, rasa cokelat yang kaya dan intens, terutama cokelat hitam dapat menutupi aroma teh yang lembut.

Selain itu, kandungan kafein dalam cokelat dan teh dapat menyebabkan asupan stimulan yang berlebihan, menyebabkan kegelisahan atau gangguan tidur. Tak hanya itu, kombinasi tanin dari teh dan theobromine dari cokelat juga dapat menciptakan rasa sepat yang tidak menyenangkan.

4. Alkohol

ilustrasi alkohol (pixabay.com/panterxart)

Dikutip dari Times of India, teh dengan alkohol adalah kombinasi lain yang harus dihindari. Ini karena alkohol dapat menutupi rasa teh dan menghilangkan efek menenangkannya.

Selain itu, senyawa tanin yang ada di dalam teh juga dapat bereaksi dengan alkohol. Kombinasi ini bisa menghasilkan rasa yang keras dan pahit yang tidak enak. Tak hanya itu, baik alkohol maupun teh, keduanya bersifat diuretik, sehingga menyebabkan dehidrasi ketika dikonsumsi bersamaan. 

5. Pemanis buatan

ilustrasi pemanis buatan (pixabay.com/pasja1000)

Bahan tambahan lain yang tidak dianjurkan untuk ditambahkan ke dalam teh adalah pemanis buatan, seperti sakarin dan aspartam. Meski tak mengurangi manfaat dari teh, menambahkan pemanis buatan terlalu banyak dapat memengaruhi rasa teh secara keseluruhan.

Selain itu, pemanis buatan juga dapat meningkatkan jumlah kalori dan manfaat dari teh itu sendiri. Jika kebiasaan minum teh dengan pemanis terus berlanjut, ini dapat meningkatkan resiko obesitas dan diabetes tipe 2.

6. Kunyit

ilustrasi kunyit (pexels.com/Karl Solano)

Bahan terakhir yang tidak dianjurkan ditambahkan ke dalam teh adalah kunyit. Meskipun rempah-rempah ini dikenal dengan kandungan antioksidan yang tinggi, namun mencampurkannya ke dalam teh bukanlah pilihan yang baik.

Ketika kunyit dipadukan dengan teh, keduanya dapat memicu masalah pencernaan seperti gas, keasaman, dan sembelit. Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan manfaat antioksidan dari teh ataupun kunyit secara maksimal, minumlah kedua bahan ini secara terpisah.

ilustrasi tradisi minum teh (pexels.com/Anna Pou)

Teh merupakan minuman favorit yang cocok dinikmati kapan saja. Di berbagai budaya, cara penyajiannya sangat beragam. Tak sedikit orang yang menambahkan pemanis, sirop, atau lemon ke dalam cangkir mereka untuk meminimalisir rasa sepat atau pahit khas dari daun teh."

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team