Comscore Tracker

5 Fakta Taman Sari, Pesanggrahan Keraton yang Punya Banyak Fungsi

Bukan sekadar tempat pemandian raja-raja, lho!

Siapa sih yang gak tahu Taman Sari? Tempat bersejarah yang ada di Kota Yogyakarta ini adalah salah satu destinasi wisata favorit bagi pelancong dalam dan luar negeri yang datang ke Kota Gudeg.

Orang-orang mungkin lebih mengenal Taman Sari sebagai istana air atau water castle. Tapi, lebih dari itu, Taman Sari merupakan salah satu pesanggrahan yang dibangun oleh Raja Kasultanan Yogyakarta dan berfungsi sebagai tempat peristirahatan, rekreasi, juga pertahanan.

1. Berdiri pada tahun 1758 M

5 Fakta Taman Sari, Pesanggrahan Keraton yang Punya Banyak FungsiIDN Times/Reksita Wardani

Dharma Gupta, dkk dalam Toponim Kota Yogyakarta (2007) mengatakan Taman Sari dibangun pada tahun 1758 M yang ditandai dengan candra sengkala Catur Naga Rasa Tunggal. Pembangunan tempat ini dipimpin langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I dan Bupati Madiun Raden Rangga Prawirosentiko yang bertindak sebagai penanggungjawab.

2. Bagian Taman Sari

5 Fakta Taman Sari, Pesanggrahan Keraton yang Punya Banyak Fungsisashylittlekitchen.com

Taman Sari merupakan kompleks yang terdiri dari 20 bangunan peninggalan sejarah. Salah satu yang ada di sana, berdasarkan keterangan Kraton Yogyakarta dalam situs resminya, adalah Pulo Kenanga atau Pulo Cemeti yang merupakan pulau buatan yang berada di tengah-tengah segaran alias laut buatan.

Saat ini segaran  yang dimaksud telah menjadi pasar dan pemukiman penduduk. Selain itu, terdapat Pasiraman Umbul Binangun yang menjadi tempat pemandian untuk Sultan, para istri, serta para putri Keraton. Di area ini ada tiga buah kolam, masing-masing bernama Umbul Kawitan, Umbul Pamuncar, dan Umbul Panguras.

Baca Juga: Mengenal Bregada, Pasukan Prajurit Kraton Yogyakarta

3. Tidak hanya sebagai tempat peristirahatan

5 Fakta Taman Sari, Pesanggrahan Keraton yang Punya Banyak Fungsipaketwisatabantul.com

Menurut Ki Sabdacarakatama dalam Sejarah Keraton Yogyakarta (2009), Taman Sari tidak hanya berfungsi sebagai tempat peristirahatan tetapi juga pertahanan. Hal ini dikarenakan ada jalan-jalan kecil di dalam tanah yang menembus ke beberapa arah, bahkan ada yang sampai ke luar kota.

Di sisi lain, Sri Sultan Hamengku Buwono I, kata dia, merupakan seorang ahli strategi perang. Semenjak ia berada di Kartasura, keahliannya itu telah dikenal oleh rakyat Mataram dan musuh-musuh Kerajaan Mataram. Ki Sabdacarakatama mengatakan pembangunan Taman Sari sebagai tempat pertahanan tak terlepas dari kelebihan yang dimiliki raja pertama Kasultanan Yogyakarta ini.

4. Berfungsi pula sebagai tempat ibadah

5 Fakta Taman Sari, Pesanggrahan Keraton yang Punya Banyak Fungsiwww.instagram.com/yogyakarta

Selain sebagai tempat peristirahatan serta pertahanan, Dharma Gupta, dkk mengatakan Tamansari juga berfungsi sebagai tempat ibadah. Hal ini terlihat dari keberadaan Sumur Gumuling.

Kraton Yogyakarta menjelaskan bangunan ini terletak di sebelah barat Pulo Kenanga dan bisa dicapai melalui terowongan bawah air atau urug-urug. Sumur Gumuling dulu digunakan sebagai masjid. Terdapat ceruk yang berfungsi sebagai mihrab, tempat imam memimpin ibadah, di lantai satu dan dua sedangkan kolam kecil di pusat bangunan berfungsi sebagai tempat wudhu.  

5. Perlambang konsep kehidupan manusia

5 Fakta Taman Sari, Pesanggrahan Keraton yang Punya Banyak Fungsiinstagram.com/nicanorgarcia

Dharma Gupta, dkk menjelaskan Sumur Gumuling merupakan perlambang konsep kehidupan manusia berupa aturan Ilahi mencakup perintah Allah dan larangan-Nya. Selain Sumur Gumuling, Pulo Panembung juga menjadi simbol hal di atas. Pulo Panembung adalah pulau buatan yang berada di sebelah selatan Pulo Kenanga. Di sana terdapat bangunan berlantai dua yang disebut Gedhong Panembung, tempat Sultan bermeditasi dan berkontemplasi.

Itu dia beberapa fakta seputar Taman Sari, pesanggrahan keraton Yogyakarta yang kini jadi tempat wisata favorit. Udah pernah ke sini belum?

Baca Juga: Mengenal Pesanggrahan Keraton, Berwisata Sekaligus Belajar Sejarah

Topic:

  • Paulus Risang
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya