- Arena 15 Dolanan: Lokasinya di halaman barat museum, menghadirkan 15 jenis permainan tradisional yang bisa dicoba sepuasnya dalam sehari, di antaranya dakon, gasing, egrang, bakiak, bekel, gatheng, benthik, jamuran, bas-basan, engklek, gobak sodor, dingklik oglak aglik, cublak suweng, yeye, dan ancak-ancak alis. Aktivitas ini bisa diikuti kapan saja selama jam operasional museum.
- Workshop Kerajinan: Berlokasi di teras Diorama 1 dan 2, kegiatan ini mengajak anak menyalurkan kreativitas lewat berbagai teknik kerajinan tangan, seperti melukis gerabah, merangkai gantungan kunci, menganyam makrame, mendekorasi pouch, hingga belajar teknik membatik. Tersedia selama jam buka museum.
- Panggung Dolanan: Digelar di plaza barat museum setiap Sabtu pukul 19.00 WIB, tepat sebelum pertunjukan video mapping "Lintas Cahaya" dimulai. Pengunjung diajak berkumpul bersama keluarga dan teman, lalu mengikuti arahan dari panggung untuk memainkan permainan kelompok secara bersamaan.
- BINGO Stamp Hunt: Tantangan ini mengajak pengunjung mencoba berbagai dolanan yang tersedia, kemudian mengumpulkan stempel dari setiap permainan yang sudah dimainkan. Semakin banyak garis BINGO yang terbentuk di kartu, semakin besar peluang membawa pulang hadiah. Berlaku di seluruh area museum selama jam operasional.
- Vredequest (Vredeburg Quest Game 3.0): Permainan ini mengajak anak usia 5-12 tahun menyusuri ruang-ruang diorama sambil mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap kisah tersembunyi dari benda-benda koleksi museum. Bisa diikuti kapan saja selama jam buka museum, di area museum.
- Detektif Vredeburg: Pengunjung berperan sebagai detektif yang ditugaskan menuntaskan sebuah misi sejarah. Caranya, ambil lembar misi di Unit Layanan Museum, lalu telusuri ruang diorama untuk menemukan question card dan menjawab pertanyaannya. Lembar misi yang sudah diisi kemudian dikembalikan ke petugas untuk ditukar dengan hadiah. Tersedia selama jam buka museum, di area museum.
- Workshop Dolanan: Digelar setiap Sabtu dan Minggu pukul 10.00 WIB di Ruang Anak, kegiatan ini mengajarkan cara membuat mainan tradisional dari awal, seperti othok-othok, boneka, layang-layang, beragam jenis gasing, sampai mainan berbahan janur, sehingga bisa langsung dimainkan bersama setelah selesai dibuat.
- Pemutaran Film: Berlangsung setiap Selasa hingga Kamis pukul 11.00 dan 13.00 WIB di Ruang Audio Visual Gedung F, sesi ini menayangkan kumpulan film pendek bertema kebudayaan Indonesia yang sarat pesan inspiratif.
- Musikoloji: Digelar di halaman dalam museum setiap Sabtu mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, panggung musik ini mengundang pengunjung untuk ikut bernyanyi bersama dengan lagu-lagu dari lintas genre.
Liburan Sekolah Seru, Ajak Anak Bermain ke PlayOn 2026 di Vredeburg

- Festival Dolanan Anak PlayOn 2026 digelar di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pada 24 Juni–24 Juli 2026, menghadirkan ruang bermain edukatif bagi anak dan keluarga selama liburan sekolah.
- Beragam aktivitas seru tersedia, mulai dari permainan tradisional, workshop kerajinan, sesi mendongeng, pemutaran film anak, hingga panggung musik yang mengajak pengunjung berinteraksi langsung.
- Museum Vredeburg menyesuaikan harga tiket masuk mulai Januari 2026 dengan berbagai kategori dan potongan harga khusus untuk rombongan serta akses gratis bagi kelompok tertentu seperti lansia dan disabilitas.
Liburan sekolah kerap menjadi momen ketika anak-anak justru lebih sering memegang gadget daripada bermain di luar rumah. Padahal, ada banyak cara lain yang lebih seru untuk mengisi waktu liburan anak, salah satunya dengan mengajak mereka bermain ke Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Bukan museum biasa, kali ini Vredeburg menghadirkan rangkaian acara khusus di Festival Dolanan Anak PlayOn 2026 yang digelar selama periode liburan sekolah.
Selama acara berlangsung, halaman dan ruang-ruang di Vredeburg disulap menjadi area bermain yang sarat permainan tradisional, workshop kerajinan, hingga kuis seru berbalut sejarah. Cocok buat kamu yang ingin mengajak anak berlibur tanpa harus terus-terusan menatap layar HP.
Apa itu Playon?

Festival Dolanan Anak PlayOn adalah program publik yang digelar di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, berlangsung selama periode liburan sekolah, 24 Juni-24 Juli 2026.
Festival ini hadir sebagai ruang bermain edukatif untuk anak dan keluarga. Lewat berbagai permainan tradisional yang ditawarkan, anak-anak diajak mengenal kembali nilai kebersamaan, kreativitas, sportivitas, strategi, dan kecerdasan sosial yang terkandung dalam dolanan anak, sekaligus melestarikan warisan budaya tak benda yang kini semakin jarang dimainkan.
Selain arena dolanan, PlayOn juga melengkapi rangkaian acaranya dengan workshop pembuatan mainan tradisional, sesi mendongeng, pemutaran film anak, dan panggung kesenian. Pengunjung pun bisa menyimak cerita di balik sejarah permainan tradisional serta melihat langsung koleksi alat permainan khas Yogyakarta. Harapannya, PlayOn bisa menjadi ruang belajar budaya yang menyenangkan dan mendorong semakin banyak keluarga berkunjung ke museum selama masa liburan sekolah.
Daftar kegiatan seru di PlayOn

Ada banyak pilihan aktivitas yang bisa kamu coba bersama anak selama PlayOn berlangsung. Berikut beberapa di antaranya:
Harga tiket masuk dan jam operasional Museum Benteng Vredeburg

Mulai 1 Januari 2026, Museum Benteng Vredeburg menerapkan penyesuaian harga tiket masuk dengan rincian sebagai berikut.
Senin-Kamis, pukul 08.00-20.00 WIB
- Anak (0-3 tahun): Gratis
- Pelajar (PAUD-mahasiswa): Rp10.000
- Dewasa: Rp15.000
- Foreigner with limited stay permits: Rp25.000
- Foreigner: Rp100.000
Jumat-Minggu, pukul 08.00-16.00 WIB
- Anak (0-3 tahun): Gratis
- Pelajar: Rp15.000
- Dewasa: Rp20.000
- Foreigner with limited stay permits: Rp25.000
- Foreigner: Rp100.000
Jumat-Minggu, pukul 16.01-21.00 WIB
- Anak (0-3 tahun): Gratis
- Pelajar: Rp20.000
- Dewasa: Rp25.000
- Foreigner with limited stay permits: Rp25.000
- Foreigner: Rp100.000
Ada juga potongan harga 20 persen untuk rombongan dengan syarat minimal 50 orang pada kategori tiket yang sama.
Selain itu, ada beberapa kategori pengunjung yang bisa masuk dengan tiket gratis alias Rp0, asalkan memenuhi syarat dan ketentuan berikut:
- Anak WNI dan WNA usia 0-3 tahun.
- Lansia WNI usia di atas 60 tahun.
- Penyandang disabilitas beserta satu orang pendamping. Berlaku untuk WNI, dan wajib melampirkan surat keterangan dokter atau instansi kesehatan untuk disabilitas yang tidak dapat diidentifikasi secara fisik.
- Anak yatim piatu, untuk kunjungan rombongan yang mengirimkan surat permohonan dan mengisi surat pernyataan yatim piatu dari museum.
- Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).
- Pemandu rombongan, seperti pemandu wisata, tour leader, atau guru pendamping sekolah, dengan ketentuan maksimal lima orang per rombongan.
Karena seluruh aktivitas PlayOn mengikuti jam buka museum, sebaiknya kamu mengecek dulu jadwal masing-masing kegiatan sebelum berangkat, agar tidak kehabisan waktu untuk mengikuti seluruh keseruannya.

















