- Candi Shiva Mahadeva didedikasikan untuk Dewa Shiva atau Siwa. Bagian dalam candi terdapat empat bilik yang masing-masing berisi arca. Pertama adalah Arca Siwa Mahadewa sebagai arca utama yang terletak di sisi timur. Kedua berada di bilik sisi selatan adalah Arca Agastya sebagai Siwa Mahaguru. Selanjutnya Arca Ganeça yang dikenal sebagai anak Dewa Siwa dan terdapat di sebelah barat. Terakhir, yaitu Arca Durga Mahisasuramardini di sebelah utara sebagai çakti Siwa. Candi Shiva Mahadeva adalah bangunan utama, terbesar, dan tertinggi dengan ketinggian 47 meter.
- Candi Brahma terletak di sisi selatan Candi Shiva. Candi ini dibangun untuk menghormati Dewa Brahma sebagai pencipta dalam trinitas Hindu. Di dalam candi terdapat patung Brahma dengan empat wajah. Hal ini mempunyai arti Dewa Brahma dapat melihat ke segala arah sebagai pencipta dunia.
- Candi Vishu merupakan candi yang dibuat untuk Dewa Vishnu sebagai dewa pelindung dan pemelihara dalam trinitas Hindu. Kamu dapat melihat candi ini terletak di sebelah utara Candi Shiva. Di dalamnya terdapat patung Vishnu duduk dengan wajah yang tenang dan penuh kasih. Menariknya Candi Brahma dan Vishu memiliki ukuran yang sama, yaitu lebar 20 meter dan tinggi 33 meter.
Ini Nama Candi di Kompleks Candi Prambanan, Jumlahnya Ratusan

Kompleks Candi Prambanan merupakan situs peninggalan Hindu dari abad ke-9 yang terdiri 240 bangunan candi. Seluruh candi ini terbagi menjadi tiga candi utama atai disebut sebagai Trimurti, tiga candi wahana, dua candi apit, empat candi kelir, empat candi patok, serta 224 candi perwara.
Candi Prambanan didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada tiga dewa utama Hindu. Dinding candi-candi di kompleks ini dihiasi relief indah yang memuat kisah legendaris Ramayana dan Mahabharata.
1. Candi utama di Kompleks Candi Prambanan

Ada tiga candi utama dalam Kompleks Candi Prambanan, yakni Candi Shiva, Brahma, dan Vishu. Ketiganya memiliki simbol terhadap ajaran agama Hindu.
2. Candi Nandi terdapat arca lembu nandi
Dilansir laman Pemerintah Kapanewon Prambanan, di depan Candi Trimurti terdapat tiga candi kecil yang pembuatannya bertujuan untuk persembahan kepada kendaraan atau wahana para dewa utama, yaitu lembu Nandi atau wahana Siwa, Angsa wahana Brahma, dan sang Garuda wahana Wisnu.
Dalam Candi Nandi, terdapat arca lembu Nandi, di bagian belakang sisi kiri dan kanan, mengapit Arca Surya sang dewa matahari dan Arca Chandra dewa bulan. Namun berbeda dengan Candi Angsa dan Candu Garuda, keduanya tidak terdapat arca yang menggambarkan sang wahana.
3. Candi Apit, Candi Kelir, dan Candi Patok
Di antara keenam candi utama, terdapat Candi Apit dengan ukuran tinggi 14 meter dan tapak denah 6 x 6 meter. Kemudian di samping delapan candi utama terdapat candi kecil berwujud kuil kecil menyerupai pelinggihan dalam Pura Hindu Bali, sebagai tempat meletakan canang atau sesaji, sekaligus aling-aling di depan pintu masuk.
Candi-candi tersebut adalah Candi Kelir yang terletak di empat penjuru mata angin, di muka pintu masuk serta empat Candi Patok di setiap sudutnya. Bentuk kedua candi ini adalah miniatur candi namun tanpa tangga, tingginya kurang lebih dua meter.
4. Candi Perwara
Candi Perwara disebut sebagai candi pengawal dan pelengkap, disusun menjadi empat baris konsentris dengan baris terdalam terdiri 44 candi, 52 candi di baris kedua, 60 candi di baris ketiga, dan 68 candi di baris keempat atau terluar. Ukuran Candi Perwara ini masing-masing memiliki tinggi 14 meter dengan tapak denah 6 x 6 meter, jika dijumlahkan keseluruhan berjumlah 224 buah.
Di setiap candi memiliki satu tangga dan pintu masuk yang menghadap sesuai arah utamanya, terkecuali 16 candi yang berada di sudut karena memiliki dua tangga serta pintu masuk menghadap ke dua arah keluar.
Pemugaran Candi Perwara rampung pada tahun 2023, berhasil mengungkap sejarah utuh Kompleks Candi Prambanan. Proses rekonstruksi ini mempertahankan keaslian situs dengan menggunakan 70 persen batu orisinal, sementara 30 persen sisanya memakai batu andesit baru sebagai pelengkap struktur.




















