Comscore Tracker

Akui Kalah Kualitas, PSS Sleman Buyarkan Impian Kemenangan PSM  

Seto: Kemenangan bukan karena strategi, tapi kemauan pemain

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantara mengaku tak mengira anak asuhnya mampu mengalahkan PSM Makasar.

Padahal PSS Sleman sempat tertinggal dua gol pada babak pertama. Bahkan secara mengejutkan mampu membalikkan keadaan dengan menumbangkan tim elite PSM Makassar 3-2 pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (23/8).

"Kami beruntung, pasti itu kami beruntung. Kami bersyukur dan kami yakin ini karena karunia Tuhan. Saya sendiri tidak nyangka dengan ketinggalan 2-0. Berpikir untuk seri saja susah, tapi kami harus berjuang di sana," katanya saat sesi jumpa pers.

1. Berkat kemauan pemain

Akui Kalah Kualitas, PSS Sleman Buyarkan Impian Kemenangan PSM  Twitter/@PSSleman

Seto meyakini, strategi dan taktiknya saja tak akan cukup menciptakan kemenangan, Katanya, ini semua juga berkat penampilan Bagus Nirwanto dan pemain lainnya yang pantang kendur meski sudah ketinggalan dua gol PSM.

"Saya yakin bukan karena taktik dan strategi saya, tapi karena kemauan dari pemain. Saya salut sama pemain, mereka tampil luar biasa, mereka tampil ngotot tidak mau kalah. Mental-mental seperti ini harus kita bawa terus," ujar Seto.

Baca Juga: PSM Makassar Gagal Petik Poin di Markas PSS Sleman

2. Akui kalah secara kualitas

Akui Kalah Kualitas, PSS Sleman Buyarkan Impian Kemenangan PSM  IDN Times/Tunggul Kumoro

Pelatih berusia 45 tahun itu pun menyadari, jika timnya masih kalah dari segi kualitas. Baik dari segi kolektivitas maupun individual.

"Tapi ya itu tadi, kemauan anak-anak, pemain yang luar biasa sehingga bisa merubah hasil," kata Seto kembali memuji skuadnya.

Tak lupa, Seto pun  mengapresiasi dukungan suporter. Karena mereka lah, semangat para pemainnya tak kunjung padam.

"Keadaan tertinggal pun selalu men-support kami. Jadi ini mudah-mudahan jadi tambahan motivasi dari pemain untuk lebih percara diri," ungkapnya.

3. Yudo sang pahlawan

Akui Kalah Kualitas, PSS Sleman Buyarkan Impian Kemenangan PSM  Twitter/@PSSleman

Sepasang gol yang dilesakkan Brian Ferreira di menit ke 51 dan 81 ditambah gol dari Kushedya Hari Yudo yang terjadi pada penghujung laga, membuat PSS Sleman unggul.

Masuk menggantikan Haris Tuharea pada menit 83, Yudo pemain berusia 26 tahun itu langsung mencetak gol dengan selisih waktu hanya 2 menit setelah setelah masuk ke lapangan. 

Yudo yang dielu-elukan menjadi penentu kemenangan memilih untuk merendah. Katanya, ini semua berkat kerja keras seluruh pemain dalam menerapkan strategi pelatih.

"Coach Seto menginstruksikan saya yaitu sekecil peluang apapun harus kita jadikan gol, itu saja," pungkasnya.

Baca Juga: Liga 1 2019: PSS Sleman vs PSM Makassar, Kompak Ingin Perbaiki Catatan

Topic:

  • Febriana Sintasari

Just For You