Tinggal Sisa 7 Laga, Pelatih PSS Minta Skuat Segera Bangkit

- PSS Sleman kalah 1-4 dari Persis Solo, membuat mereka bertahan di zona degradasi Liga 1.
- Pelatih Pieter Huistra menegaskan pemain siap berjuang mati-matian untuk meraih poin demi bertahan di kompetisi.
- Huistra menjelaskan bahwa PSS akan menghadapi tujuh pertandingan terakhir yang cukup berat dan pemain harus berlatih ekstra keras.
Sleman, IDN Times - PSS Sleman kembali menderita kekalahan di laga terakhir Liga 1 sebelum libur jeda internasional. Laskar Sembada kalah 1-4 dari Persis Solo dalam laga yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Selasa (11/3/2025).
Kekalahan ini menjadikan PSS Sleman bertahan di zona degradasi. Saat ini PSS menghuni peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 22 poin dari 27 laga, terpaut dua poin dari zona aman.
1. PSS Sleman harus segera bangkit

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mengatakan, para pemain siap berjuang mati-matian pada tujuh pertandingan tersisa. Skuat Elang Jawa siap meraih poin demi poin demi bertahan di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di tanah air, Liga 1 Indonesia.
"Mari kita lihat dalam tiga minggu ke depan, apa yang kami lakukan. Ini menjadi tanda bahaya fase pertama untuk PSS dan harus segera bangkit," kata Huistra, Kamis (13/3/2025).
2. Kekalahan membuat skuat kecewa

Menurut Pieter Huistra kekalahan dalam laga terakhir melawan Persis memang mengecewakan. Namun, ia bertekad untuk membuat pemain bangkit dan meraih poin demi poin.
"Hasil pertandingan tentu saja sangat mengecewakan bagi PSS. Masih ada tujuh pertandingan lagi, jadi PSS masih ada peluang. Syaratnya harus lebih produktif untuk mendapatkan tiga poin," ungkap pelatih asal Belanda itu.
3. PSS akan bertemu tim tangguh

Pieter Huistra menjelaskan tujuh pertandingan terakhir yang akan dihadapi cukup berat karena PSS bertemu tim tangguh, yaitu PSBS Biak, Dewa United, Persib Bandung, PSM Makassar, PSIS Semarang, Persija Jakarta, dan Madura United.
"Kami memiliki waktu 3,5 minggu lebih untuk melepaskan beban yang ada di benak setiap pemain, tetap menjaga kebersamaan dan terus berlatih ekstra keras untuk meningkatkan kebugaran pemain," jelas Huistra.