Puja-puji Pelatih PSS untuk Persik dan Marcelo Rospide: Luar Biasa

- PSS Sleman akan bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada pekan lanjutan Liga 1 2024/2025.
- Performa positif kedua tim sebelumnya, dengan PSS meraih dua kemenangan beruntun dan Persik meraih tiga poin empat kali secara berturut-turut.
- Pelatih PSS, Mazola Junior menganalisa performa Persik Kediri dalam lima pekan terakhir dan menekankan pentingnya tampil maksimal untuk memperoleh hasil terbaik.
Sleman, IDN Times - PSS Sleman akan bertamu ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada pekan lanjutan Liga 1 2024/2025, Minggu (19/1/2025).
Kedua tim sama-sama sedang dalam tren positifnya. PSS di laga sebelumnya melumat Persebaya Surabaya 3-1, sedangkan Persik membuat Bali United bertekuk lutut 1-3.
Sebelum pekan ke-19 yang akan mempertemukan kedua tim, PSS membukukan dua kali kemenangan beruntun, sedangkan Persik meraih tiga poin empat kali secara berturut-turut
1. Puja-puji untuk pelatih Persik

Pelatih PSS, Mazola Junior mengaku telah menganalisa lima pekan terakhir yang dilakoni Persik, dan menurutnya performa anak asuh Marcelo Rospide itu luar biasa.
"Jadi lima pekan ini Kediri itu luar biasa bisa memimpin di putaran kedua ini, tim bagus dilatih sama Coach Rospide, itu pelatih luar biasa. Jadi tim itu punya spek itu fisik itu bagus juga, jadi mereka lari sepanjang pertandingan," kata Mazola, Sabtu (18/1/2025).
"Seperti saya katakan, Rospide itu adalah pelatih yang bagus. Dia buktikan di dalam tubuh Persik Kediri. Di dalam lima pertandingan pekan terakhir juga dia tunjukan itu kualitas bagaimana permainan dan taktik dia," sambungnya.
2. Main habis-habisan

Mazola pun berpendapat, timnya pun harus menampilkan performa serupa jika ingin memperoleh hasil terbaik melawan skuad Macan Putih.
"Tim kita harus sampai limit itu supaya kita bisa keluar dari sini dengan hasil yang maksimal," tegasnya.
Ia pun yakin, lima hari persiapan, peningkatan intensitas latihan sejak putaran kedua Liga 1, plus datangnya amunisi pemain baru mampu menunjukkan output yang berbeda dari hasil pertemuan kedua tim pada paruh pertama musim kompetisi.
Kala itu, skuad Laskar Sembada yang masih ditangani Wagner Lopes takluk 0-2 dari Persik.
"Saya belajar tentang Persik empat pertandingan terakhir dia. Saya juga di putaran pertama lihat pertandingan dan saya juga belajar dari pertandingan mereka. Seperti Sleman, Persik sudah lebih baik jauh seperti Sleman di putaran kedua ini," katanya.
3. PSS berevolusi di tangan Mazola

Senada, bek PSS, Cleberson menilai skuad Super Elang Jawa telah 'berevolusi' melalui segala persiapan serius demi putaran kedua kompetisi.
Meski Persik tampil di hadapan publiknya sendiri, Cleberson yakin tekad PSS untuk menunjukkan tajinya tak akan surut.
"Kami dapat organisasi di dalam tim kita masuk Coach Mazola, jadi Coach Mazola datang ngasih percaya diri untuk semua pemain. Seperti yang dia bicarakan semua pemain itu sama, tidak ada yang berbeda. Jadi pemain itu juga butuh ide-ide dari Coach seperti itu. Jadi makanya Sleman itu bisa evolusi setiap pertandingan," imbuhnya.















