PSIM Kalah Lawan PSM Makasar, Van Gastel Soroti Masalah Bola Mati

- PSIM Jogja kalah 1-2 dari PSM Makasar di Stadion Sultan Agung meski tampil dominan sepanjang pertandingan.
- Pelatih Jean Paul Van Gastel menyoroti kelemahan bola mati yang kembali jadi penyebab kebobolan timnya.
- Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM dengan empat laga tanpa kemenangan dan posisi klasemen mulai terancam.
Bantul, IDN Times - Meski tampil dominan, PSIM Jogja harus mengakui keunggulan tim PSM Makasar dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026).
Pelatih PSIM Jogja, Jean Paul Van Gastel menyebut, kekalahan timnya 1-2 dalam laga kandang merupakan sebuah keajaiban.
1. Soroti masalah bola mati
Pelatih asal Belanda ini menyatakan meski anak asuhnya bermain apik sejak awal pertandingan, tapi terkadang sepak bola tidak adil. "Secara keseluruhan kami adalah tim yang baik. Saya merasa sepak bola kadang tak adil, tapi kami juga melakukan kesalahan," ujarnya konferensi pers setelah pertandingan usai.
Menurut Van Gastel, PSIM menghadapi masalah yang sama, tapi belum tuntas, yaitu bola mati. "Dua gol yang bersarang di gawang kami adalah sebuah pengulangan di musim ini yang tidak ada perkembangan dalam masalah itu,"terangnya.
2. Tren negatif masih memghantui PSIM

Kekalahan PSIM memperpanjang tren negatif tim Laskar Mataram. Selama empat pertandingan terakhir tim tidak meraih poin penuh.
PSIM hanya mampu menghasilkan dua poin dari dua hasil imbang pada empat laga terakhir. Kemenangan terakhir tim saat bertemu PSBS Biak akhir Februari 2026. Saat ini PSIM tertahan di peringkat 8 klasemen sementara dengan koleksi 38 poin hasil 27 laga. Namun posisi PSIM terancam oleh Dewa United serta Bali United yang belum melakoni laga pekan ini.
















