PSIM Jogja Kalah Lawan Dewa United, Ini Analisa Van Gastel

- PSIM Jogja kalah dari Dewa United Banten FC lewat penalti Alex Martins di Banten International Stadium.
- Pelatih Jean-Paul Van Gastel menyoroti masalah penyelesaian akhir yang membuat tim boros energi meski banyak menciptakan peluang.
- Kekalahan ini membuat PSIM belum menambah poin dan harus berjuang keras di delapan laga tersisa untuk hindari degradasi.
Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja harus menelan kekalahan lawan Dewa United Banten FC pada laga yang digelar Jumat (3/4/2026) malam di Banten International Stadium. Walau PSIM bermain menekan sejak menit awal, skuad asuhan Jan Olde Riekerink memperoleh poin penuh dari hasil penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Alex Martins.
1. Usaha keras tim hasilkan peluang gol
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, mengomentari usaha tim untuk menghasilkan peluang gol yang menguras banyak energi.
“Sepanjang musim ini kita memiliki beberapa masalah kelengkapan penyelesaian di sepertiga akhir lapangan. Kita butuh banyak sekali peluang sebelum kita membuat satu gol sehingga hal itu menguras terlalu banyak energi,” ungkapnya dalam sesi konferensi pers setelah laga.
Meski penyelesaian akhir menjadi salah satu evaluasi tim, Van Gastel mengapresiasi beberapa peluang berbahaya yang bisa diciptakan anak asuhnya.
“Setidaknya kita telah menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti tim musuh. Pada waktu tertentu kita harus segera membuat gol dari peluang berharga tersebut,” imbuhnya.
2. PSIM harus berjuang untuk amankan posisi

Dengan hasil ini, PSIM Jogja belum mampu menambah poin di papan klasemen sementara. Laskar Mataram harus kembali berjuang mengamankan posisi untuk lolos dari degradasi dengan memaksimalkan delapan pertandingan yang tersisa.
“Terkadang tim berhasil mencetak gol penentu untuk menang atau sekadar menyamakan kedudukan. Hari ini kita harus menerima nasib menderita kekalahan berdasar papan skor akhir," pungkas Van Gastel.















