Duel Rasa Final, PSS Siap Gaspol Hadapi Barito Putera

- PSS Sleman memimpin Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dan bersiap menghadapi Barito Putera dengan persiapan serius demi mempertahankan posisi puncak klasemen.
- Manajer Kim Jeffrey Kurniawan menegaskan laga tandang ini krusial untuk mengamankan tiga poin pertama dari target sembilan poin agar posisi tim lebih aman menuju akhir kompetisi.
- Pelatih Ansyari Lubis menilai duel melawan Barito akan berlangsung ketat seperti dua pertemuan sebelumnya, menjadi laga penting bagi kedua tim dalam perebutan tiket promosi.
Sleman, IDN Times - PSS Sleman kokoh bertengger di puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan empat pertandingan tersisa. Pada jadwal laga berikutnya, Laskar Sembada akan menghadapi PS Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, pada Sabtu (11/4/2026).
Manajer Tim PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, menyebut timnya menjalani persiapan dengan serius jelang pertandingan. Menurut Kim, keseriusan tersebut juga terlihat pada laga sebelumnya saat tim berupaya memaksimalkan peluang meraih kemenangan.
“Pertandingan kemarin juga menunjukkan betapa seriusnya kami memanfaatkan kesempatan untuk meraih kemenangan, meskipun menghadapi lawan yang mungkin secara kualitas dan posisi klasemen kami lebih baik,” ujarnya di Lapangan Pakembinangun, Selasa (7/4/2026) sore, dilansir laman resmi PSS.
1. Laga penting amankan poin
Kim menyebut timnya telah menghitung target poin yang perlu diamankan dalam sisa pertandingan. Ia menilai kemenangan pada laga terdekat menjadi kunci untuk memperkuat posisi tim.
“Karena kalau dilihat secara matematis, misalnya target aman ada di angka 9 poin, berarti kemenangan di laga besok akan sangat krusial untuk mengamankan 3 poin pertama. Jika 3 poin bisa didapatkan besok, maka tinggal membutuhkan 6 poin lagi, dan itu akan membuat posisi tim jauh lebih aman sebelum pertandingan terakhir,” ujar Kim di Lapangan Pakembinangun, Selasa (7/4/2026) sore WIB.
2. Intensitas rasa final

Kim menilai laga tandang melawan Laskar Antasari menjadi ujian penting bagi timnya. Ia juga menegaskan tim telah menyiapkan diri dari sisi teknis maupun mental.
“Secara teknis, kami sudah menjalankan latihan dalam beberapa hari terakhir dan masih ada sesi latihan besok. Untuk mental, saya yakin setiap pemain secara individu sudah cukup kuat untuk menghadapi pertandingan besar seperti besok. Kuncinya ada di kesiapan mental,” imbuhnya.
Kim menyebut laga ini diprediksi berjalan keras dan penuh intensitas. Ia bahkan mengibaratkannya seperti final yang datang lebih awal.
“Kami tahu pertandingan besok pasti akan keras, intens, dan mungkin berjalan lebih dari 90 menit, bahkan bisa sampai 100 menit. Karena itu kami harus menyiapkan semuanya dengan maksimal. Kalau kami bisa mendapatkan hasil positif, tentu itu akan membantu kami lebih cepat menuju tiket promosi. Itu yang kami harapkan,” tutup Kim.
3. Kedua tim bersaing ketat
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyoroti ketatnya persaingan kedua tim yang dalam dua pertemuan sebelumnya selalu berakhir imbang.
Ia menilai pertemuan ketiga akan menjadi laga krusial bagi kedua tim dalam menentukan hasil akhir kompetisi. “Saya pikir pertandingan ini sangat krusial bagi kami, begitu juga bagi Barito, karena mereka juga sama-sama mengincar kemenangan. Artinya, pertandingan nanti akan sangat menarik. Mudah-mudahan kami bisa mengambil keuntungan dari kondisi tim yang semakin hari semakin membaik,” ujarnya.















