Main di Kandang, PSIM Kalah Dramatis Takluk 1-2 dari PSM Makassar

- PSIM Yogyakarta kalah 1-2 dari PSM Makassar di Stadion Sultan Agung setelah sempat unggul lebih dulu lewat gol Deri Corfe pada menit ke-53.
- PSM membalikkan keadaan melalui gol Luca Cumic menit ke-79 dan sundulan Dusan Lagator di masa tambahan waktu, memastikan kemenangan dramatis tim tamu.
- Kekalahan ini membuat PSIM belum menang dalam empat laga terakhir dan tertahan di peringkat 8 klasemen sementara dengan 38 poin dari 27 pertandingan.
Bantul, IDN Time - PSIM Yogyakarta harus menelan kekalahan saat main di kandang sendiri setelah terkena 'comeback' dari PSM Makassar dalam pekan lanjutan Super League 2025/2026.
Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (10/4/2026), kedua tim menurunkan skuad terbaiknya.
1. Kartu kuning di awal pertandingan
Laga baru berjalan dua menit, wasit langsung menghadiahkan kartu kuning bagi kapten PSM, Yuran Fernandes karena menjatuhkan Savio Sheva.
Pada menit ke-8, PSIM hampir unggul setelah sepakan Riyatno Abiyoso melenceng dari mistar gawang. PSM pada menit ke-13 memperoleh tendangan bebas setelah Alex Tanque dijatuhkan Van Der Avert. Kendati, tak ada ancaman berarti ke lini belakang PSIM, bola berhasil direbut.
Abiyoso kembali memperoleh peluang di menit ke-24. Tendangan kerasnya ke arah gawang mampu ditepis kiper PSM, Hilman Syah. Selanjutnya, tim tuan rumah bertubi-tubi menekan lawan, tapi belum ada satu pun berbuah gol. Skor kacamata bertahan hingga waktu turun minum.
2. Tiga gol terjadi di babak kedua
Babak kedua dimulai, Laskar Mataram langsung tampil menekan akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 53. Gol berawal lewat sepakan Raka Cahyana yang mampu ditepis kiper. Deri Corfe yang mendapat bola liar, tak membuang waktu dan langsung melesakkan bola ke gawang PSM.
Gol Deri memantik semangat para pemain PSIM, tapi skuad Juku Eja tak patah arang. Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta di menit 79.
Gol berawal dari serangan balik yang dibangun para pemain PSM. Gledson da Silva melepaskan tendangan keras ke arah gawang, tapi bisa ditepis kiper PSIM, Cahya Supriadi. Bola liar akhirnya disambar pemain pengganti, Luca Cumic yang membuat skor menjadi 1-1.
Hingga memasuki waktu tambahan, kedua tim tak mengendurkan serangan. Yuran Fernandes dan kawan-kawan akhirnya berbalik unggul pada menit ke-90+9. Gol bermula dari sebuah skema serangan balik yang menghasilkan sepak pojok bagi PSM.
Bola umpan Victor Luiz disambar sundulan keras Dusan Lagator yang tak kuasa digapai oleh Cahya Supriadi. Skor 1-2 untuk keunggulan PSM bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
3. PSIm belum raih kemenangan selama 4 laga terakhir

Hasil negatif ini membuat PSIM tertahan di peringkat 8 klasemen sementara dengan koleksi 38 poin hasil 27 laga. Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel belum mampu meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
PSIM hanya mampu mengemas dua poin dari dua hasil imbang pada empat laga terakhir. Kemenangan terakhir ini mereka catatkan kala dijamu PSBS Biak akhir Februari 2026. Posisi PSIM juga terancam oleh Dewa United serta Bali United yang belum melakoni laga pekan ini.
Sementara itu kemenangan belum membuat PSM beranjak dari peringkat 13 klasemen sementara. Kendati, mereka berhasil memangkas jarak dengan Persik Kediri yang berada di posisi 12.
















