Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis Waspadai Kebangkitan Persiku

- Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai laga kontra Persiku Kudus sangat krusial karena menentukan peluang tim tetap bersaing di papan atas klasemen dengan hanya tiga pertandingan tersisa.
- Skuad PSS dalam kondisi siap tempur dengan dukungan penuh suporter di Stadion Maguwoharjo, sementara rotasi pemain dilakukan sebagai bagian dari strategi taktikal tim.
- Ansyari mewaspadai kebangkitan Persiku yang tampil solid dan meminta pemainnya tidak meremehkan lawan meski dua pertemuan terakhir berhasil dimenangkan oleh PSS.
Sleman, IDN Times - PSS Sleman akan menjamu Persiku Kudus pada pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo pada hari Senin (20/4/2026) malam WIB.
Pelatih Kepala, Ansyari Lubis secara tegas menyebutkan bahwa pertandingan itu memiliki arti krusial bagi skuad Laskar Sembada. Anysari menyebut pertandingan ini adalah sebuah final, terkait sisa tiga laga musim ini sangat menentukan peluang tim untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.
“Pertandingan besok bagi kami adalah seperti final yang sangat krusial. Dalam tiga pertandingan tersisa ini, kami harus selalu meraih poin agar tetap bisa bersaing di papan atas,” kata Ansyari Lubis, Minggu (19/4/2026).
1. Pemain PSS siap tempur
Ansyari Lubis menambahkan kondisi tim dalam keadaan sangat baik dan siap menjalani duel sengit kontra tim berjuluk Macan Muria. Mantan pemain Timnas Indonesia itu juga terus menekankan pentingnya fokus, kerja keras, dan semangat juang tinggi dalam setiap sesi persiapan dikombinasikan dengan dukungan suporter Sleman yang akan memenuhi stadion menjadi tambahan energi positif bagi para pemain untuk tampil maksimal di lapangan.
“Kami bermain di kandang, jadi tekanan ada di lawan. Saya berharap semua pemain punya mental bertarung dan mental untuk memenangkan pertandingan,” tutupnya.
Ansyari pun merespons rotasi pemain di posisi bek kanan. Ia menegaskan hal tersebut merupakan bagian dari dinamika taktikal tim dan bukan sebuah masalah yang perlu dibesar-besarkan.
“Saya kira tidak ada masalah. Itu bagian dari dinamika taktikal dalam tim. Yang pasti, posisi tersebut akan diisi oleh pemain terbaik sesuai kebutuhan tim,” katanya.
2. Waspadai kebangkitan Persiku

Tak hanya itu, performa yang terus meningkat dari Persiku Kudus menjadi sorotan. Menurutnya, tim bermarkas di Stadion Wergu Wetan ini sangat layak diwaspadai. Sejumlah kemenangan yang telah diraih mereka sebelum menghadapi PSS menunjukan kekuatan kolektif yang berbahaya.
Situasi ini pun memberikan dorongan dari Ansyari Lubis kepada para penggawa Laskar Sembada untuk tampil lebih baik dari lawan. Secara tegas, dia menginstruksikan para pemainnya bermain dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.
“Kami sangat mewaspadai Persiku Kudus. Mereka punya kolektivitas yang bagus dan semangat yang tinggi. Kami harus bisa tampil lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dalam pertandingan seperti ini, siapa pun yang mampu menunjukkan performa terbaik di lapangan akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.
3. Ansyari minta pemain tak remehkan lawan

Ansyari menegaskan meski dalam dua pertemuan terakhir Laskar Sembada selalu meraih kemenangan atas Persiku, ia mewanti-wanti bahwa duel tersebut tidak berjalan mudah. Bahkan, PSS sempat mengalami situasi tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan pada pertemuan kedua.
“Kami tahu dua pertemuan sebelumnya berjalan sulit, bahkan kami sempat tertinggal. Tapi para pemain punya kemauan besar untuk bangkit. Dengan motivasi dan kerja keras yang tinggi, saya yakin kami bisa meraih kemenangan,” tutupnya,” katanya.

















