Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PSIM Jogja Pincang Saat Jamu Semen Padang di Stadion Sultan Agung

Logo PSIM Yogyakarta (psimjogja.id)
Logo PSIM Yogyakarta (psimjogja.id)
Intinya sih...
  • PSIM Jogja pincang saat jamu Semen Padang di Stadion Sultan Agung karena sejumlah penggawa kunci absen akibat cedera dan akumulasi kartu.
  • Pelatih PSIM tetap targetkan kemenangan meski sejumlah pemain absen, menekankan pentingnya raihan tiga poin dalam laga ini untuk nasib tim di papan klasemen.
  • Pelatih juga melihat situasi ini sebagai momentum bagi pemain pelapis untuk menampilkan kemampuannya dan membangun kekompakan tim yang lebih solid.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - PSIM Jogja dalam kondisi tak ideal saat menjamu Semen Padang FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Minggu (4/1/2026), pukul 15.30 WIB. Sejumlah penggawa kunci Laskar Mataram harus absen dalam pertandingan akibat cedera dan akumulasi kartu.

Anton Fase dan Yusaku Yamadera masih harus tetap menepi karena cedera. Sedangkan, pemain muda andalan PSIM, Raka Cahyana, absen karena akumulasi kartu merah dari kartu kuning kedua yang ia dapatkan dalam laga terakhir (29/12/2025).

1. Tetap targetkan kemenangan

Pelatih Kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menegaskan meski sejumlah pemain tak bisa tampil tapi Laskar Mataram menargetkan kemenangan. Menurutnya, raihan tiga poin dalam laga ini akan sangat menentukan nasib tim di papan klasemen. Ia menolak menjadikan absennya pemain sebagai alasan untuk tidak tampil maksimal.

“Sangat disayangkan ada beberapa pemain cedera. Namun, saya sudah tekankan sejak hari pertama bahwa pemain yang bukan starter harus selalu siap ketika tim membutuhkan. Sebagian besar dari mereka mampu menjalankan instruksi saya dengan baik. Oleh karena itu, saya tidak melihat hal negatif dari penampilan mereka,” kata pelatih asal Belanda itu, Sabtu (3/1/2026).

2. Momentum pemain pelapis untuk tampil

Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul)
Pelatih PSIM Yogya, Jean-Paul van Gastel. (IDN Times/Tunggul)

Van Gastel menambahkan situasi ini sebagai momentum bagi pemain pelapis untuk menampilkan kemampuannya dan membangun kekompakan tim yang lebih solid.

“Semakin lama Saku (Yusaku) cedera, semakin banyak kesempatan Teddy atau Andy bermain. Ini membuat chemistry mereka dengan tim terbentuk lebih cepat,” ujarnya.

3. Dokter tim beri perkembangan kondisi pemain

Pemain PSIM yang menjadi man of the match, Yusaku Yamadera.
Pemain PSIM yang menjadi man of the match, Yusaku Yamadera. (Dokumentasi PSIM)

Sementara itu, Dokter Tim PSIM, Hansel, merinci kondisi Anton dan Yusaku yang dipastikan absen. “Hasil rontgen Anton menunjukkan adanya cedera baru, yakni incomplete fracture pada jari jempol kaki kanan. Untuk Yusaku, rencananya kita istirahatkan sementara karena keluhan nyeri tendon Achilles, kemungkinan butuh waktu sekitar semingguan lagi pemulihannya,” jelasnya.

Hansel mengaku perkembangan positif ditunjukkan oleh kiper PSIM asal Makassar, Harlan Suardi. “Kalau Harlan sudah menunjukkan progres positif, dia sudah bisa mengangkat beban di gym dan seharusnya sebentar lagi bisa kembali latihan di lapangan,” kata Hansel.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest Sport Jogja

See More

PSS Sleman vs Kendal Tornado, Laga Sarat Ujian bagi Super Elja

05 Jan 2026, 08:58 WIBSport