Lagi, PSIM Didenda Rp25 Juta Gegara Penonton Menyalakan Flare

- Komdis PSSI menjatuhkan denda kepada PSIM Jogja karena suporter menyalakan flare di Stadion Mandala Krida
- Sanksi denda sebesar Rp25.000.000 dengan ancaman sanksi lebih berat jika terjadi pelanggaran lagi
- Manajemen PSIM meminta suporter untuk menjadikan pelanggaran ini sebagai yang terakhir dan menjaga kebanggaan bersama
Yogyakarta, IDN Times - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi denda kepada PSIM Jogja gegara insiden suporter menyalakan flare saat laga kontra Persiku Kudus Liga 2 2024/2025 pada Sabtu (11/1/2025) di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Dalam surat keputusannya, Komdis PSSI menyebut terdapat pelanggaran disiplin oleh PSIM karena penonton menyalakan satu flare di tribun utara dan timur setelah pertandingan selesai.
1. Bayar denda Rp25 Juta

Mengutip pernyataan resmi PSIM, sanksi tertuang dalam Surat Keputusan Komisi Disiplin PSSI Pegadaian Liga 2 2024/2025 Nomor 110/L2/SK/PSSI/I/2025 yang dikeluarkan pada tanggal 15 Januari 2025. Laskar Mataram dikenai sanksi terkait Tanggung Jawab Terhadap Tingkah Laku Buruk Penonton.
"Merujuk pada Pasal 70 ayat 1, ayat 2, dan lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 13 ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, PSIM Jogja dikenakan sanksi denda sebesar Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah."
2. PSIM tak bisa ajukan banding

Dalam surat keputusan tersebut, juga tertulis sanksi yang diterima PSIM akan semakin berat apabila terjadi pengulangan pelanggaran. "Sanksi akan makin berat apabila terjadi pengulangan terhadap pelanggaran ini."
Selain itu, merujuk Pasal 119 Kode Disiplin PSSI, PSIM tidak dapat mengajukan banding dari keputusan tersebut.
3. PSIM minta jadi pelanggaran yang terakhir
Manajemen PSIM, melalui media sosial resminya meminta kepada suporternya menjadikan pelanggaran ini menjadi yang terakhir.
Sebagai informasi, pelanggaran kali ini merupakan kedua kalinya bagi Laskar Mataram di musim ini. Pelanggatan sebelumnya adalah suporter PSIM memasuki lapangan pertandingan dalam laga kontra Persijap Jepara pada (2/10/2025) lalu.
"Cukup kali ini menjadi yang terakhir bagi kita, Dab! Mari kita wujudkan sepak bola yang tertib, aman, nyaman. Dan kita jaga kebanggaan kita bersama," tulis manajemen PSIM.