Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Imbas Tendangan Kungfu, Pemain Klub Liga 4 DIY Disanksi Seumur Hidup

Ilustrasi kartu merah. (IDN Times/Aditya Pratama).
Ilustrasi kartu merah. (IDN Times/Aditya Pratama).
Intinya sih...
  • Pemain KAFI Jogja FC, Dwi Pilihanto Nugroho dijatuhi sanksi larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup karena tendangan 'kungfu' kepada pemain UAD FC Yogyakarta.
  • Dwi juga dikenai denda Rp1 juta dan evaluasi serta pembinaan kepada perangkat pertandingan yang bertugas saat laga KAFI FC vs UAD FC Yogyakarta.
  • Manager klub meminta maaf atas insiden tersebut, memastikan tak ada unsur kesengajaan dari pemain dan memberikan teguran keras kepada pemain yang bersangkutan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Pemain KAFI Jogja FC, Dwi Pilihanto Nugroho, dijatuhi sanksi larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup imbas tendangan 'kungfu' yang ia lakukan kepada pemain UAD FC Yogyakarta.

Kedua tim bersua di Liga 4 Provinsi DIY bertajuk Piala Gubernur DIY musim 2025/2026 di Lapangan Sitimulyo, Bantul, DIY, Selasa (6/1/2026) sore kemarin.

1. Kena sanksi denda pula

Akun Instagram resmi milik Asprov PSSI DIY pada Rabu (7/1/2026) mengumumkan Keputusan Panitia Disiplin Nomor: 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/I/2026.

Sekretaris Umum Asprov DIY, Wendi Umar Senoadji menjelaskan, bahwa sesuai keputusan tersebut, pemain KAFI FC nomor punggung 2, Dwi Pilihanto Nugroho, dinyatakan bersalah melanggar Pasal 48 jo Pasal 49 jo Pasal 10 jo Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.

Ada dua butir hukuman yang dijatuhkan buat sang pemain. Pertama, membayar denda sebesar Rp1 juta.

"Larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup," kata Wendi menyampaikan bunyi butir kedua sanksi, Rabu (7/1/2026) malam.

2. Evaluasi dan pembinaan kepada perangkat laga

Ilustrasi kartu merah. (IDN Times/Aditya Pratama).
Ilustrasi kartu merah. (IDN Times/Aditya Pratama).

Unggahan juga menyertakan Keputusan Komite Wasit. Isinya memberikan evaluasi dan pembinaan kepada perangkat pertandingan yang bertugas saat laga KAFI FC vs UAD FC Yogyakarta.

"Melakukan kembali evaluasi dan penyegaran penerapan Laws of the Game dan regulasi pertandingan secara menyeluruh kepada perangkat pertandingan di lingkungan PSSI DIY," terang Wendi.

3. Manager klub minta maaf, pastikan tak ada unsur kesengajaan

Pada pertandingan termaksud, dalam rekaman video laga terlihat Dwi Pilihanto Nugroho mengangkat kakinya terlalu tinggi hingga mengenai wajah pemain UAD, Amirul.

Amirul pun langsung terjatuh setelahnya. Ia terlihat memegangi kepalanya sebelum sempat mendapat perawatan dan dibawa keluar lapangan.

Sementara Dwi oleh wasit dihadiahi kartu kuning. Insiden ini terjadi pada menit ke-73 ketika KAFI FC unggul 1-0.

Pihak Manager KAFI FC telah mengeluarkan pernyataan resmi merespons kejadian ini melalui akun Instagram resmi klub. Mereka meminta maaf dan memastikan jika Dwi nihil niatan mencederai pemain lawan.

"Perlu kami sampaikan pemain kami tidak ada niatan untuk sengaja mencederai lawan. Pemain kami melakukan kecerobohan saat berusaha menyapu bola dengan menaikkan kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain UAD FC mas Amirul," tulis mereka.

Kendati, dituliskan bahwa dari pihak manajemen dan tim pelatih sudah memberi teguran keras kepada pemain yang bersangkutan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest Sport Jogja

See More

Resmi Jadi Pemain Baru PSS Sleman, Ini Target Lucao

08 Jan 2026, 15:15 WIBSport