Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyatakan dirinya belum menyerah membawa timnya lolos dari jurang degradasi Liga 1 2024/2025. PSS kini terpuruk di dasar klasemen sementara, sementara kompetisi tinggal menyisakan enam laga lagi.
6 Laga Sisa, Huistra Belum Menyerah Bawa PSS Lolos Degradasi

Intinya sih...
- PSS Sleman masih berjuang untuk lolos dari zona degradasi Liga 1 2024/2025.
- Pelatih Pieter Huistra optimis karena jarak poin antarklub di papan bawah masih rapat.
- Kemungkinan kembalinya PSS bermain di Stadion Maguwoharjo menjadi harapan untuk kebangkitan tim.
1. Jarak ketat raihan poin antarklub di papan bawah
Huistra melihat kans PSS lolos dari zona merah dan bermain di Liga 1 musim depan masih terbuka.
Dia berpendapat jarak poin antar klub di papan bawah klasemen memungkinkan untuk saling salip.
"Kami masih memiliki enam pertandingan dan jarak poin antar tim masih berdekatan. Jadi saya tidak akan pernah menyerah, kami akan terus berjuang sampai akhir," kata Huistra.
2. Momen PSS bangkit kala main di homebase sendiri
Kata Huistra, PSS sepanjang kompetisi ini terus diterpa situasi tak menguntungkan. Mulai dari sanksi pengurangan poin di awal musim sampai harus jadi tim musafir karena homebase Stadion Maguwoharjo dalam tahap renovasi sejak 2023 lalu.
Optimisme Huistra akan kebangkitan PSS muncul seiring kemungkinan Laskar Sembada yang bisa kembali bermain di Stadion Maguwoharjo kala menjamu Dewa United, Kamis (17/4/2025) mendatang.
"Tim ini akan menjadi lebih baik karena kami bermain pertama kali musim ini di Stadion Maguwoharjo. Saya berharap banyak suporter yang datang. Mereka selalu memberi dukungan untuk Sleman. Jadi itu pasti akan sangat membantu," ungkapnya.
3. Pemain terbatas hadapi Dewa United
Menghadapi Dewa United, Huistra menyebut dirinya tak punya banyak pilihan pemain. Bagaimanapun, pelatih asal Belanda itu terus memutar otak seefektif mungkin menyusun tim terbaik dengan materi skuad tersedia.
"Sebelas pemain bagus tidak selalu menjadi tim terbaik. Tentu saja akan lebih baik jika memiliki pemain bagus. Namun, ini tentang tim terbaik. Jadi, kami mencoba untuk membuat tim terbaik," ungkapnya.
"Secara defensif, tim terbaik yang juga dapat mencetak gol. Itulah tugas saya. Dan itulah yang akan saya coba lakukan sampai akhir," pungkas Huistra.