Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

6 Laga Sisa, Huistra Belum Menyerah Bawa PSS Lolos Degradasi

PSS Sleman kala melakoni sesi latihan di Stadion Maguwoharjo. (Dok. Tim Media PSS)
PSS Sleman kala melakoni sesi latihan di Stadion Maguwoharjo. (Dok. Tim Media PSS)
Intinya sih...
  • PSS Sleman masih berjuang untuk lolos dari zona degradasi Liga 1 2024/2025.
  • Pelatih Pieter Huistra optimis karena jarak poin antarklub di papan bawah masih rapat.
  • Kemungkinan kembalinya PSS bermain di Stadion Maguwoharjo menjadi harapan untuk kebangkitan tim.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menyatakan dirinya belum menyerah membawa timnya lolos dari jurang degradasi Liga 1 2024/2025. PSS kini terpuruk di dasar klasemen sementara, sementara kompetisi tinggal menyisakan enam laga lagi.

1. Jarak ketat raihan poin antarklub di papan bawah

PSS Sleman belum mampu keluar dari posisi juru kunci setelah kalah 1-2 dari PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (11/4/2025) sore. (Instagram/pssleman)
PSS Sleman belum mampu keluar dari posisi juru kunci setelah kalah 1-2 dari PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (11/4/2025) sore. (Instagram/pssleman)

Huistra melihat kans PSS lolos dari zona merah dan bermain di Liga 1 musim depan masih terbuka.

Dia berpendapat jarak poin antar klub di papan bawah klasemen memungkinkan untuk saling salip.

"Kami masih memiliki enam pertandingan dan jarak poin antar tim masih berdekatan. Jadi saya tidak akan pernah menyerah, kami akan terus berjuang sampai akhir," kata Huistra.

2. Momen PSS bangkit kala main di homebase sendiri

Tulisan Stadion Maguwoharjo pada kursi penonton pada tribun sisi timur. (IDN TImes/Tunggul Damarjati)
Tulisan Stadion Maguwoharjo pada kursi penonton pada tribun sisi timur. (IDN TImes/Tunggul Damarjati)

Kata Huistra, PSS sepanjang kompetisi ini terus diterpa situasi tak menguntungkan. Mulai dari sanksi pengurangan poin di awal musim sampai harus jadi tim musafir karena homebase Stadion Maguwoharjo dalam tahap renovasi sejak 2023 lalu.

Optimisme Huistra akan kebangkitan PSS muncul seiring kemungkinan Laskar Sembada yang bisa kembali bermain di Stadion Maguwoharjo kala menjamu Dewa United, Kamis (17/4/2025) mendatang.

"Tim ini akan menjadi lebih baik karena kami bermain pertama kali musim ini di Stadion Maguwoharjo. Saya berharap banyak suporter yang datang. Mereka selalu memberi dukungan untuk Sleman. Jadi itu pasti akan sangat membantu," ungkapnya.

3. Pemain terbatas hadapi Dewa United

Skuat PSS Sleman akhirnya kembali berlatih di Stadion Maguwoharjo. (Dok. Tim Media PSS)
Skuat PSS Sleman akhirnya kembali berlatih di Stadion Maguwoharjo. (Dok. Tim Media PSS)

Menghadapi Dewa United, Huistra menyebut dirinya tak punya banyak pilihan pemain. Bagaimanapun, pelatih asal Belanda itu terus memutar otak seefektif mungkin menyusun tim terbaik dengan materi skuad tersedia.

"Sebelas pemain bagus tidak selalu menjadi tim terbaik. Tentu saja akan lebih baik jika memiliki pemain bagus. Namun, ini tentang tim terbaik. Jadi, kami mencoba untuk membuat tim terbaik," ungkapnya.

"Secara defensif, tim terbaik yang juga dapat mencetak gol. Itulah tugas saya. Dan itulah yang akan saya coba lakukan sampai akhir," pungkas Huistra.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us