Gol Telat Obieta Paksa PSIM Jogja Telan Kekalahan 2-1 dari Borneo FC

- Kaio Nunes bawa Borneo unggul dengan gol hasil umpan tendangan pojok di menit ke-29.
- Gol injury time oleh Koldo Obieta membuat PSIM kalah 2-1 meski sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Ze Valente.
- Dengan kekalahan ini, PSIM tetap tertahan di peringkat 7 klasemen sementara Super League 2025/2026.
Yogyakarta, IDN Times - PSIM Yogyakarta kembali menelan kekalahan dalam pekan lanjutan Super League 2025/2026 setelah pada pertandingan sebelumnya takluk dari Persebaya Surabaya.
Pada pekan ke-19 ini, PSIM harus mengakui keperkasaan Borneo FC lewat pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (1/2/2026).
1. Kaio Nunes bawa Borneo unggul
PSIM mencoba melakukan penguasaan bola pada babak pertama dengan permaian operan-operan pendek. Borneo FC menebar ancaman lebih dulu di menit ke-3. M. Sihran gagal memanfaatkan umpan M. Peralta. Tendangannya melayang di atas gawang tim tamu.
Menyandang status sebagai tim tuan rumah, Borneo tampil percaya diri dengan terus menekan lini belakang PSIM. Tapi, Laskar Mataram tak tinggal diam. Pada menit ke-13, tendangan keras Riyatno Abiyoso masih mampu diblok kiper Borneo, Nadeo Argawinata.
Empat menit berselang, Borneo kembali mencatat peluang emas. Peralta lagi-lagi menjadi inisiator. Hanya saja umpannya belum mampu dikonversi jadi gol oleh Marcos Astina. Bola sepakannya membentur tiang gawang PSIM.
Borneo akhirnya membuka keran gol pada menit ke-29 lewat Kaio Nunes hasil umpan tendangan pojok. VAR bekerja mengecek kontak terhadap pemain PSIM di kotak penalti. Hasilnya, wasit tetap mengesahkan gol dan skuad Pesut Etam unggul 1-0.
Intensitas tinggi permainan kedua tim berlanjut hingga sisa menit babak pertama. Tapi tak ada gol yang tercipta sampai waktu turun minum.
2. Gol injury time buat PSIM pulang dengan tangan hampa
Borneo FC langsung mencoba menguasai bola pada babak kedua. Rivaldo Pakpahan pada menit ke-47 nyaris membahayakan gawang PSIM yang dijaga Cahya Supriadi.
Sepakan Rivaldo ke arah pojok kiri gawang kendati masih bisa ditepis Cahya. Sementara PSIM pada menit-menit selanjutnya masih berupaya mencari celah di tengah kokohnya pertahanan Borneo.
Pada menit ke-51, Riyatno Abiyoso kembali melepaskan tendangan keras. Nadeo lagi-lagi bisa menyelamatkan gawang Borneo.
Peralta nyaris menggandakan keunggulan timnya setelah lolos dari kawalan lini belakang PSIM di menit ke-65. Berhadapan satu lawan satu, Peralta gagal mencetak gol usai sepakannya bisa dihalau Cahya Supriadi.
PSIM bisa menyamakan kedudukan lewat titik putih pada menit ke-82. Wasit memberikan hadiah penalti usai Dika Kuswardana melanggar Ghulam Fatkur di kotak penalti menit 78. Ze Valente yang ditunjuk jadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan. Skor berubah 1-1.
Jual beli serangan terjadi di menit-menit setelahnya. Borneo mencetak gol lewat sundulan Koldo Obieta menit 90+2 memanfaatkan umpan lambung dari Caxambu. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk keunggulan Borneo tidak berubah.
3. Tertahan di peringkat 7
Dengan kekalahan ini, peringkat PSIM tak berubah. Mereka tertahan di posisi 7 klasemen sementara dengan raihan 30 poin.
PSIM akan menjamu Persis Solo pada pekan berikutnya di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, DIY, Jumat (6/2/2026).
Sedangkan Borneo FC naik ke peringkat dua mengantongi 43 poin, mengekor Persib Bandung yang memuncaki klasemen sementara dengan 44 poin.















