Bus Persela Dilempar Batu di Klaten, Ini Sikap Manajemen PSS Sleman

- Bus dapat melanjutkan perjalanan meski mengalami gangguan, tanpa korban jiwa atau luka
- Manajemen PSS Sleman mengapresiasi respons masyarakat sekitar yang membantu menjaga kondusivitas situasi
- Berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali demi menciptakan iklim sepak bola nasional yang aman dan sportif
Sleman, IDN Times - Insiden di luar lapangan terjadi usai laga PSS Sleman melawan Persela Lamongan yang digelar di Satdion Maguwoharjo Sleman. Bus tim Persela dilempari batu pada hari Minggu (18/1/2026) di wilayah Klaten, Jawa Tengah, saat rombongan tim dalam perjalanan kembali menuju Lamongan.
Manajemen PSS Sleman menyampaikan rasa prihatin dan penyesalan mendalam atas insiden pelemparan batu tersebut. "Berdasarkan informasi yang diterima Manajemen PSS Sleman, insiden tersebut mengakibatkan kerusakan minor pada kaca bus tim Persela," demikian bunyi pernyataan resmi Manajemen PSS Sleman dikutip pada Selasa (20/1/2026).
1. Bus dapat melanjutkan perjalanan
Meski mengalami gangguan, bus dapat melanjutkan perjalanan hingga tiba di tujuan. Manajemen memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa tersebut. Manajemen PSS Sleman menegaskan insiden ini terjadi di luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namun pihaknya tetap menyampaikan empati dan keprihatinan atas kejadian yang menimpa tim tamu.
2. Apresiasi respons masyarakat sekitar

Manajemen PSS Sleman juga mengapresiasi respons cepat serta dukungan warga sekitar lokasi kejadian yang turut membantu menjaga kondusivitas situasi, sehingga insiden tersebut dapat ditangani dengan baik dan tidak berkembang menjadi hal yang lebih serius.
3. Berharap kejadian tak terulang
Manajemen PSS Sleman berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Peristiwa ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama seluruh pihak demi terciptanya iklim sepak bola nasional yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi sportivitas."




.jpg)








