Adem Ayem di Bursa Transfer Super League, PSIM tak Belanja Pemain?

- Manajemen sudah mengalokasikan anggaran belanja pemain sejak awal kompetisi
- Skuad PSIM menyusut karena beberapa pemain hengkang, cedera, dan kena sanksi
- Pelatih Jean-Paul van Gastel klaim skuadnya masih tetap ideal meski tidak menambah pemain baru
Yogyakarta, IDN Times - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel mengaku belum kepikiran untuk belanja pemain baru untuk melakoni putaran kedua Super League 2025/2026.
Jendela transfer paruh musim sendiri telah dibuka sejak 10 Januari hingga 6 Februari 2026. PSIM sejauh ini sama sekali belum mendatangkan pemain baru, sementara tiga pemain telah mereka lepas.
"Walau pun nanti ada peluang untuk melakukan transfer, tapi sekarang saya masih belum memikirkan hal itu," kata van Gastel.
1. Jor-joran di bursa awal kompetisi
Di saat tim-tim kompetitor lain sibuk merekrut amunisi baru dan menyusun ulang komposisi skuad selama masa transfer, van Gastel mengatakan bahwa anggaran belanja pemain ini sudah disepakati bersama manajemen Laskar Mataram sejak awal kompetisi.
Van Gastel bilang, timnya bukan tidak punya budget sama sekali. Akan tetapi, memang sudah dioptimalkan pemakaiannya di bursa transfer awal musim.
"Manajemen sudah menjelaskan bahwasanya budget itu sudah digunakan di awal. Jadi bukan tidak ada budget, tapi kami sudah memaksimalkan budget di awal," kata van Gastel.
2. Skuad menyusut: pemain hengkang, cedera dan kena sanksi

Van Gastel sendiri sebenarnya juga sadar, skuadnya kini tengah 'menyusut' imbas adanya beberapa yang pemain hengkang, cedera maupun sanksi larangan pertandingan sehingga tak bisa dimainkan saat laga pertama putaran kedua kompetisi nanti.
"Pada saat ini kita bisa melihat ada banyak pemain yang cedera, kemudian ada yang suspend," katanya.
Terhitung tiga pemain dilepas PSIM dalam bursa transfer kali ini. Mereka adalah Rafinha, Ikhsan Chan, dan Diandra Diaz. Sementara, penggawa yang masih dalam pemulihan cedera antara lain Yusaku Yamadera, Anton Fase, hingga Donny Warmerdam.
Bek asing Franco Ramos sementara masih menjalani sanksi larangan tanding akibat kartu merah. Ia pun dipastikan tak bisa merumput saat laga perdana putaran kedua melawan Persebaya Surabaya nanti.
"Dengan hal yang terjadi tersebut, skuad akan sedikit lebih ramping," imbuhnya.
3. Klaim skuad masih tetap ideal
Bagaimanapun, van Gastel melihat skuadnya yang sekarang masih tetap ideal meski jumlah pasukannya menyusut, sementara timnya juga tak menambah pemain baru.
Paling penting bagi pelatih asal Belanda ini adalah bagaimana para pemainnya selalu dalam kondisi siap demi hasil terbaik di tiap pertandingan.
"Ketika kita bisa bersama dengan semua orang yang ada di tim ini bersama-sama untuk berjuang, itu akan jadi lebih baik," ungkapnya.
PSIM sendiri kini menduduki peringkat 6 klasemen sementara Super League 2025/2026. Mereka mengantongi 30 poin hasil 8 kemenangan, 3 kekalahan dan 6 kali imbang.
Sejauh ini, PSIM menjadi tim promosi dengan performa terbaik di kompetisi musim ini. Bhayangkara FC berkutat di papan tengah, sedangkan Persijap Jepara terdampar di dasar klasemen.
"Dan ya, kita akan melihat bagaimana jalannya nanti di putaran kedua," pungkas van Gastel.
















