5 Pemain PSIM dengan Menit Tampil Tertinggi di Liga 2 2024/2025

PSIM Yogyakarta tidak mustahil menjadi magnet perhatian pencinta sepak bola Tanah AIr. Ini berkat keberhasilan Tim Laskar Mataram menjadi kampiun Liga 2 Indonesia 2024/2025. Prestasi tersebut memutus penantian lama PSIM seusai terakhir kali juara di Divisi Satu Liga Indonesia 2005.
Catatan gemilang PSIM jelas tidak lepas dari kontribusi para pemain yang berjuang di lapangan. Tak terkecuali jasa para penggawa yang mengoleksi rapor menit bermain tertinggi atau catatan performa paling konsisten. Inilah 5 pemain PSIM dengan menit tampil tertinggi di Liga 2 2024/2025.
1. Yusaku Yamadera (2.052 menit tampil) jadi tumpuan di barisan pertahanan PSIM

PSIM Yogyakarta mengakui peran Yusaku Yamadera di Liga 2 2024/2025. Skuat asuhan Erwan Hendarwanto ini mengandalkan pemain asing asal Jepang di pos pertahanan. Yusaku emang dikenal sebagai pemain bertahan yang punya kapasitas mumpuni.
Yusaku Yamadera bahkan memiliki kontribusi yang menonjol untuk PSIM. Pria berusia 27 tahun ini mampu menorehkan 3 assist dari 23 penampilan dengan waktu bermain 2.052 menit di Liga 2 2024/2025. Peran Yusaku tidak tergantikan di barisan belakang PSIM serta menjadi pemain dengan catatan menit tampil tertinggi.
2. Peran Harlan Suardi (1.980 menit tampil) dominan sebagai kiper

PSIM Yogyakarta memiliki kiper yang tampil konsisten di Liga 2 2024/2025, yaitu Harlan Suardi. Harlan membukukan statistik 15 clean sheet dari 22 laga dengan waktu bermain 1.980 menit. Kontribusinya jauh lebih baik dari dua kiper lain PSIM, Riki Pambudi dan Khairul Fikri.
Hanya saja, status Harlan Suardi bukan sebagai kiper tetap PSIM, lantaran kiper kelahiran 26 Januari 1999 itu baru didatangkan dengan skema peminjaman dari klub Liga 1, PSM Makassar. PSIM wajib memperjelas status Harlan Suardi jika ingin mengandalkan determinasinya untuk kompetisi musim 2025/2026 mendatang.
3. Adittia Gigis (1.856 menit tampil) andal sebagai gelandang pengatur aliran bola

Adittia Gigis Hermawan menempati urutan ketiga dalam daftar ini. Pemain asal Bogor, Jawa Barat, itu menjadi salah satu gelandang yang diandalkan PSIM Yogyakarta di Liga 2 2024/2025. Dengan arti lain, Adittia punya peran mengatur aliran bola dalam skema permainan tim.
Secara statistik, Adittia Gigis punya kontribusi yang tak kalah mumpuni. Itu terbukti setelah mencatatkan 22 penampilan atau 1.856 menit bermain untuk PSIM di Liga 2 2024/2025. Adittia hanya sekali absen karena hukuman akumulasi kartu ketika menghadapi Persipa Pati pada fase penyisihan.
4. Rio Hardiawan (1.807 menit tampil) jadi rekan duet Adittia Gigis

PSIM Yogyakarta mengandalkan Rio Hardiawan di sektor gelandang. Terbukti, pria berumur 28 tahun ini dipercaya bermain hingga 22 kali dengan 1.807 menit bermain di Liga 2 2024/2025. Rio Hardiawan juga berkontribusi lewat catatan satu assist alias umpan berbuah gol.
Rio Hardiawan merupakan tandam utama Adittia Gigis. Kebersamaannya mampu membuat performa lini tengah PSIM solid di Liga 2 2024/2025. Mereka benar-benar menjadi pemain kunci di lapangan tengah.
5. Rafinha (1.694 menit tampil) adalah mesin gol PSIM

Rafael de Sa Rodrigues alias Rafinha punya peran sebagai mesin gol PSIM Yogyakarta di Liga 2 2024/2025. Hal ini tercermin lewat kontribusi apiknya dengan rapor 20 gol dari 22 pertandingan atau 1.694 menit bermain. Rafinha menjadi top skor bagi tim Laskar Mataram.
Determinasi Rafinha boleh dibilang tidak tertandingi di PSIM. Tak ada pemain yang mampu menandingi jumlah gol yang dilakukan pemain asal Brasil tersebut.
Dua pemain PSIM lainnya yang bersaing dengan Rafinha adalah Arlyansyah Abdulmanan sebanyak 4 gol dan Savio Sheva dengan 3 gol. Namin jumlah gol kedua pemain itu masih terlampau jauh dari catatan Rafinha.
Kontribusi optimal kelima pemain di atas layak dipertahankan. Apakah mereka masih menjadi andalan PSIM Yogyakarta saat mengarungi kompetisi bergengsi Liga 1 Indonesia 2025/2026 mendatang?