Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral, Video Warga dan Petugas Saling Lempar Sampah di Kotagede

Viral, Video Warga dan Petugas Saling Lempar Sampah di Kotagede
Pasca Penutupan TPST Piyungan, Sampah Menggunung di Kota Yogyakarta. Sumber: Forpi Kota Yogyakarta
Share Article

Yogyakarta, IDN Times - Sebuah video menampilkan peristiwa saling lempar plastik sampah antara warga dan petugas pengangkut sampah viral di media sosial.

Salah satu akun Twitter pengunggah video tersebut adalah @titiknol_jogja, Selasa (1/8/2023) kemarin.

"Sugeng enjing pinaringan berkah, lempar karung isinya sampah. Bigcity ini... Piye masih mau bangun gedung baru untuk @dprd_diy
dan bikin teras2an malioboro..?" cuit akun @titiknol_jogja pada unggahan itu.

 

 

1. Saling lempar petugas vs warga

Sebuah video menampilkan peristiwa saling lempar plastik sampah antara warga dan petugas pengangkut sampah di Kotagede Yohgyakarta viral di media sosial (Tangkapan layar Twitter/titiknol_jogja)
Sebuah video menampilkan peristiwa saling lempar plastik sampah antara warga dan petugas pengangkut sampah di Kotagede Yohgyakarta viral di media sosial (Tangkapan layar Twitter/titiknol_jogja)

Terlihat pada video tersebut, beberapa warga melempar kantong sampah ke arah bak truk. Sedangkan petugas di atas kendaraan, seolah nampak kesal saat melempar kantong-kantong plastik itu keluar truk pengangkut.

Setelah ditelusiri, peristiwa tersebut diketahui bertempat di salah satu depo sampah sekitar Lapangan Karang, Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta. Camat setempat pun membenarkan adanya kejadian itu, Selasa (1/8/2023) kemarin.

"Kejadiannya jam 8an (pagi)," kata Camat Kotagede Komaru Ma'arif saat dihubungi, Selasa (1/8/2023). 

2. Warga tak sabar sampah menumpuk

Depo sampah di Mergangsan, Kota Yogyakarta, Minggu (23/7/2023).  (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Depo sampah di Mergangsan, Kota Yogyakarta, Minggu (23/7/2023). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Komaru menyebut sejumlah warga telah menanti kedatangan truk di depo saat kejadian kemarin. Begitu tiba, langsung melempar sampah masing-masing ke arah kendaraan truk.

"Warga kan sudah menunggu, jadi truk belum berhenti warga sudah banyak yang membuang sampah ke truk dengan melempar ke truk," kata Komaru.

Camat menduga warga tidak sabar menanti kedatangan truk di depo lantaran sampah mereka sudah terlanjur menumpuk sejak Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan beroperasi terbatas sejak 23 Juli 2023 lalu.

Selain itu, selama penutupan TPA Piyungan tutup, proses pengangkutan sampah di Depo Karang hanya beroperasi secara terbatas. Hal ini mengingat Kota Yogyakarta hanya diberi jatah mengirim sampahnya ke TPA Piyungan maksimal 100 ton per hari ke TPA Piyungan.

"Ya mungkin warga sudah nggak sabar, sudah menunggu (depo beroperasi). Kan TPA tutup, sekarang terbatas untuk bisa masuk TPA hanya kota saja, Bantul dan Sleman punya tempat (penampungan sampah) masing-masing. Jadi depo masih buka tutup," jelas Komaru.

Namun, menurut Komaru, sampai siang kemarin kondisi di Depo Lapangan Karang sudah kondusif, bersih. Depo kini tertutup rapat dan menanti jadwal angkut sampah berikutnya untuk diangkut ke TPA Piyungan.

3. Pemkot Yogyakarta klaim pembuangan sampah terkendali

Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Terpisah, Pj Wali Kota Yoguakarta Singgih Raharjo mengklaim situasi penanganan darurat sampah di wilayahnya masih terkendali. Peristiwa yang terekam dalam video, menurut Singgih adalah bentuk euforia masyarakat semata.

"Itu eforia petugas dan masyarakat yang menyambut datangnya truk sampah," ujarnya

Share Article
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Tunggu Proses Perizinan Gereja, Ini Lokasi Jemaat GMS Beribadah

27 Mei 2026, 18:31 WIBNews