Yogyakarta, IDN Times – Usia bukan penghalang untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Hal itu dibuktikan Imam Toifur, wisudawan Program Magister Pendidikan Matematika Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta, yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 pada Wisuda Periode II Tahun 2026.
Di usianya yang kini menginjak 48 tahun, pria asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tersebut berhasil menuntaskan pendidikan magister di tengah kesibukannya sebagai guru matematika di SMA Negeri 1 Salaman, Magelang.
Perjalanan akademik Imam bukan tanpa tantangan. Ia memulai pendidikan S2 sekitar empat tahun lalu, saat berusia 44 tahun. Keputusan untuk kembali menempuh pendidikan tinggi diambil demi menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan kompetensinya sebagai pendidik.
“Saat itu memang saya ingin menambah ilmu, kemudian meningkatkan kompetensi dalam mengajar. Saya sudah mengajar, karena tugas mengajar itu adalah yang utama, sedangkan kuliah juga merupakan sebuah pilihan. Maka harus mengambil keputusan untuk kuliah yang bisa fleksibel,” ujar Imam, di Alana Yogyakarta, Minggu (18/10/2026).
Pilihan Imam jatuh pada Universitas Terbuka karena sistem pembelajarannya memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Meski secara geografis Magelang dekat dengan Yogyakarta, ia menilai perkuliahan reguler berpotensi menyulitkan pembagian waktu karena berlangsung pada hari kerja, saat dirinya harus mengajar.
Melalui sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan UT, Imam dapat menjalankan tiga tanggung jawab sekaligus, yakni sebagai guru, mahasiswa, dan anggota keluarga. “Karena memang secara model pembelajarannya itu bisa jarak jauh, waktunya fleksibel, kemudian tidak terbatas waktu maupun tempat maupun usia,” tuturnya.
