Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[UPDATE] Jumlah Positif COVID-19 di Jogja Menyentuh 2.700 Kasus
Ilustrasi COVID-19. Dok. IDN Times

Kota Yogyakarta, IDN Times - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat jumlah pasien positif COVID-19 hingga Jumat (2/10/2020) mencapai 2.700 kasus. 

"Hasil pemeriksaan laboratorium hari ini bertambah 20 kasus, sehingga akumulasi jumlah mencapai 2.700 kasus," ujar Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih pada Jumat (2/10/2020).

Tambahan kasus hari ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 684 sampel spesimen dari 646 orang.

1. Penambahan terbanyak dari Sleman

ilustrasi COVID-19 (IDN Times/Sukma Shakti)

Berdasarkan wilayah domisili, penambahan terbanyak berasal dari Sleman yaitu 13 kasus, satu kasus asal Kulon Progo dan enam kasus asal Kabupaten Gunungkidul.

Berdasarkan riwayat kasusnya, tracing kontak kasus positif ditemukan sembilan kasus, tiga kasus periksa mandiri, dua kasus skrining karyawan, serta enam kasus masih dalam penelusuran.

Selain itu terdapat dua pasien meninggal yakni kasus 2.498, laki laki berusia 65 tahun asal Kota Yogyakarta, serta Kasus 2.566, laki laki berusia 53 tahun asal Kabupaten Bantul.

2. Angka pasien sembuh COVID mencapai 1.957 orang

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Berty mencatat 23 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 1.957 kasus.

Berdasarkan wilayah domisili, sembilan orang berasal dari Kota Yogyakarta, satu orang asal Kabupaten Kulon Progo, delapan orang asal Bantul, tiga orang asal Gunungkidul, serta dua orang asal Kabupaten Sleman.

3. Data rumah sakit rujukan

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 mencapai 12.797 orang. Sebanyak 2.700 di antaranya terkonfirmasi positif, 1.957 orang sembuh dan 73 orang meninggal. 

Sedangkan jumlah tempat tidur critikal digunakan 23 dan sisa 25 bed. Sementara non-critical digunakan sebanyak 178, sisa 226 bed. 

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Editorial Team

Related Article