TPN Ganjar-Mahfud Ajak Relawan Kompak Hadapi Mantan Satu Barisan

Yogyakarta, IDN Times - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud melihat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, harus berhadapan dengan state aparatus dan kawan yang pernah satu barisan.
Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Amarsyah Purba menyebut Pilpres kali ini cukup berbeda dari lima tahun lalu, namun ia menilai mirip dengan Pilpres 2014. "Agak mirip dengan 2014 ketika kita harus berhadapan dengan state aparatus, tetapi kali ini kita juga harus berhadapan dengan kawan yang pernah sebarisan," ungkap Amarsyah, saat peresmian Rumah Bersama Pelayan Rakyat (RBPR), di Terban, Gondokusuman, Sabtu (4/11/2023).
1. Soroti putusan MK yang dinilai direncanakan jauh hari

Amarsyah menilai ada sikap yang berubah dan pemgkhianatan terhadap cita-cita yang pernah coba dibangun bersama. Ia menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait aturan batasan umur Capres/Cawapres dan yang pernah berpengalaman menjadi pemimpinan di suatu daerah. Menurutnya, semua drama itu sudah direncanakan jauh hari.
"Menghadapi itu, kita harus kompak. Sama-sama kita bertekad, itikad kita baik, niat baik, dikerjakan dengan cara yang baik, tapi yang paling utama adalah kerja, kerja dan kerja," kata Amarsyah.
2. Minta masyarakat awasi potensi kecurangan

Amarsyah juga mengajak mengantisipasi potensi terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres nanti. Ia mengajak memastikan suara Ganjar - Mahfud tidak hilang disabotase.
Di sisi lain, Amarsyah tidak begitu khawatir, dengan kemajuan teknologi yang ada, potensi kecurangan saat Pilpres bisa diviralkan. "Saya diskusi sama wartawan senior di salah satu media nasional. Dia cuma bilang, yang bisa melawan tirani kekuasaan itu adalah tirani HP (ponsel)," ceritanya.
Oleh karena itu Amarsyah mengajak jika melihat kecurangan, bisa merekam video dan memviralkannya. Menurutnya perlu kekompakan untuk membongkar jika ada kecurangan.
3. RBPR sebagai wadah memastikan republik berjalan di jalur semestinya

RBPR sendiri sebagai bagian kecil dari masyarakat yang berkomitmen untuk mendorong terlaksananya Pemilu 2024 secara jujur, adil dan netralitas semua aparat negara. Sebagai rumah Bersama, RBPR berkehendak menjadi wadah komunikasi dan koordinasi organ relawan pendukung Ganjar-Mahfud di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Amarsyah juga menyebut RBPR menjadi wadah konsolidasi yang bukan saja ingin memenangkan Ganjar-Mahfud. Namun ikhtiar memastikan republik dan kehidupan berbangsa, berjalan di jalur semestinya.















