Suasana Teras Malioboro 2 Yogyakarta, Senin (12/8/2024). (IDN Times/Arianto)
Plh Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DIY Edwin Ismedi Himna membeberkan terdapat perubahan wisatawan pasca kenaikan harga tiket pesawat. Alih-alih berwisata ke Jogja, wisatawan memilih berlibur ke luar negeri. Ini karena selisih harga tiket pesawat yang tidak jauh berbeda.
Kondisi ini menurutnya mulai terlihat pasca Pandemi Covid-19. Alih-alih ingin berwisata lantaran mobilitas terbatas selama pandemik, para calon wisatawan lebih memilih untuk berwisata ke Singapura dan Malaysia.
“Tiket penerbangan satu jam domestik dengan ke luar negeri lebih murah ke luar negeri. Pergerakan wisatawan domestik pasca pandemi ini jadi lemah, khususnya untuk saudara di Sumatera. Mereka memilih ke luar negeri, Singapura dan Kuala Lumpur,” keluhnya.
Edwin menyebut rata-rata harga tiket pesawat dari Batam ke Jogja berkisar di atas Rp1,6 juta. Apabila mengambil pulang dan pergi maka mengeluarkan uang sebesar Rp3,2 juta.
“Dari Sumatera mau ke Jogja lewat Batam harga satu jalan Rp1,6 juta, dan Rp3 juta sekian kalau PP. Sedangkan Rp4 juta sekian sudah paket tur ke luar negeri. Ini sudah kami keluhkan setahun belakangan tapi belum ada respon dari pemerintah,” katanya.