Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Santap Makanan Hajatan di Sleman, 160 Tamu Undangan Keracunan

Santap Makanan Hajatan di Sleman, 160 Tamu Undangan Keracunan
Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Arief Rahmat)
Intinya Sih
  • 160 orang diduga keracunan makanan di Sleman, 39 masih dirawat di rumah sakit
  • Gejala keracunan muncul setelah mengonsumsi hidangan hajatan pernikahan di Dusun Krasakan, Sleman
  • Kepala Puskesmas Tempel I, Diana Kusumawati, menyebut 14 orang masih dalam observasi dan 107 lainnya menjalani rawat jalan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sleman, IDN Times - Sebanyak 160 orang diduga mengalami gejala keracunan makanan di Kabupaten Sleman. Sebagian dari mereka hingga kini masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

1. Santap hidangan hajatan

ilustrasi pernikahan (unsplash.com/Jeremy Wong)
ilustrasi pernikahan (unsplash.com/Jeremy Wong)

Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman, mereka yang mengalami gejala keracunan sebelumnya mengonsumsi hidangan di hajatan pernikahan warga Dusun Krasakan, Lumbungrejo, Tempel, Sleman yang digelar Sabtu (8/2/2025) siang sekitar pukul 10.00-13.00 WIB.

Menurut laporan, tamu undangan baru merasakan gejala keracunan pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB. "Sebagian mulai merasakan demam, pusing, menggigil, dan diare," tulis laporan TRC BPBD yang diterima Minggu (9/2/2025).

2. Jumlah warga keracunan terus bertambah

Ilustrasi rumah sakit. (IDN Times/Khaerul Anwar)
Ilustrasi rumah sakit. (IDN Times/Khaerul Anwar)

Pada hari Minggu, dilaporkan warga yang mengalami keluhan semakin banyak. Mereka harus dibawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan laporan yang diperoleh Minggu siang, jumlah korban terhitung 130 orang. hingga hari ini Senin (10/2/2025) pukul 13.13 WIB, korban mencapai 160 orang.

 

3. Sebanyak 39 orang masih opname

Ilustrasi Rumah Sakit (pexels.com/Pixabay)
Ilustrasi Rumah Sakit (pexels.com/Pixabay)

Kepala Puskesmas Tempel I, Diana Kusumawati menyebut, dari 160 orang sebanyak 39 di antaranya menjalani opname. Sementara, 14 orang masih menjalani observasi dan 107 lainnya jalani rawat jalan.

Menurut Diana, mereka yang menjalani opname antara lain dirawat di RSUD Sleman, RS PKU Muhammadiyah Sleman, RSA UGM, RS Queen Latifa, Jogja International Hospital (JIH), Puskesmas Tempel I dan RSUD Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tunggul Damarjati
EditorTunggul Damarjati

Latest News Jogja

See More