Konferensi pers Saemen Fest 2026 di Noted Sleman, Selasa (30/6/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Founder Hectic Creative sekaligus Festival Director Saemen Fest 2026, Gerfian Riandra mengatakan, penyelenggaraan tahun ketiga menjadi momen penting bagi keberlanjutan festival tersebut.
“Ini sudah sampai tahun ketiga. Bisa dibilang menjadi penentuan. Kalau berjalan lancar, kami ingin melanjutkan. Kalau memang belum rezeki, mungkin berhenti di volume ketiga,” ujarnya.
Menurut Gerfian, perpindahan lokasi ke Stadion Kridosono dilakukan karena tingginya antusiasme penonton pada penyelenggaraan sebelumnya. “Kami mencari venue yang lebih besar dan akhirnya memilih Kridosono. Kapasitasnya lebih memadai,” kata Gerfian, saat konferensi pers di Noted Sleman, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan Saemen Fest tahun ini mengusung konsep panggung yang lebih matang. Salah satunya melalui Panggung Echo yang mengangkat nilai ‘baik’ sebagai identitas festival dengan menggunakan bahasa Jawa yang akrab di kalangan anak muda. Selain itu, festival juga menghadirkan panggung imba yang menjadi ruang bagi musisi alternatif dan pendatang baru dengan kualitas penampilan yang menjanjikan.
“Selalu bergerak. Ada band-band yang mungkin belum banyak dikenal orang, tetapi performanya sangat memuaskan,” ucapnya.
Gerfian menambahkan rangkaian pertunjukan akan berlangsung hampir tanpa jeda dari siang hingga pukul 23.00 WIB. Salah satu sajian spesial adalah kolaborasi The Melting Minds x Soloensis serta Matter Mos x Mario Zwinkle. Sementara itu, kehadiran Trio Baskara, yakni Hindia, Feast, dan Lomba Sihir, juga menjadi salah satu daya tarik utama Saemen Fest 2026.