Yogyakarta, IDN Times – Di tengah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar, kinerja ekspor di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami lonjakan pada April 2026 dibanding April 2025. Sementara itu nilai impor mengalami penurunan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, nilai ekspor DIY Januari-April 2026 mencapai US$206,83 juta atau naik 17,54 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Ekspor Januari-April 2026 terbesar adalah ke Amerika Serikat sebesar US$91,05 juta, disusul Australia sebesar US$27,68 juta, dan Jerman hingga US$17,68 juta, dengan kontribusi ketiganya mencapai 65,96 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa sebesar US$44,21 juta dan ASEAN senilai US$4,85 juta.
