Sleman, IDN Times - Sejak dibentuk, petani millennial Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, yang terdiri dari 35 orang mulai aktif melakukan budidaya tanaman pertanian.
Ketua Petani Millennial Karang Kalasan, Diky Setiawan menjelaskan, pembentukan petani millennial ini tidak lain dilatarbelakangi mulai menyusutnya lahan pertanian serta semakin sedikitnya jumlah petani di era saat ini.
Diky yang baru berusia 19 tahun ini memaparkan, anggota petani millennial Karang Kalasan rata-rata berusia di bawah 30 tahun. Tak hanya laki-laki, perempuan pun juga tergabung dalam keanggotaan.
