Petani cabai lahan pasir mulai memanen tanaman cabai off season.(IDN Times/Daruwaskita)
Dalam tiga kali panen ini, kata Yuni, petani rata-rata memperoleh sekitar 25 kilogram hingga 30 kilogram setiap kali panen. Harga di pasaran pun sedang menjanjikan. Pada panen pertama harganya sekitar Rp30 ribu per kg, sedangkan saat panen kedua sepekan yang lalu harganya sudah tembus Rp44 ribu per kg.
"Panen ketiga hari ini saya kurang tahu harganya berapa, namun pasti di atas Rp 50 ribu per kg, karena informasi dari pedagang harga cabai rawit di pasaran sudah di atas Rp50 ribu," terangnya.
Menurut Yuni, mereka biasanya panen setiap lima hari. Jumlah panennya juga tidak sebanyak panen cabai merah besar yang sekali panen bisa berkuintal-kuintal.
"Kalau cabai rawit sekali panen dengan lahan sekitar satu hektare memperoleh 50 kilogram sudah sangat bagus. Biasanya saat panen ketujuh atau kedelapan," ungkapnya.
Ia mengatakan, kondisi ini berbeda dengan tanaman cabai rawit di lahan persawahan yang saat ini sedang diserang hama pathek dan lalat buah yang menyebabkan buah cabai membusuk sebelum siap dipetik.
"Kalau yang lahan sawah biasanya banyak buah cabai yang membusuk bahkan banyak tanaman yang layu kemudian mati," terangnya.