Ilustrasi tetesan air hujan tergenang di tanah (pexels.com/@chetanvlad)
Suhu udara memengaruhi aktivitas tanaman seperti fotosintesis, respirasi, transpirasi, dan pertumbuhan. Lantas pertanyaannya bagaimana keterkaitan antara suhu udara saat ini yang dikaitkan dengan perubahan iklim terhadap pertumbuhan tanaman?
Bayu menyebut salahsatu variabel dalam fotosintesis adalah konsentrasi CO2, dimana dalam kondisi saat ini, konsentrasi CO2 dalam udara meningkat karena perubahan iklim karena CO2 digunakan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Semakin banyak karbon dioksida, lebih banyak bahan yang dapat digunakan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.
“Secara umum, unsur cuaca terutama suhu, memengaruhi proses fotosintesis saat pertukaran gas dan pembukaan dan penutupan stomata. Suhu yang tinggi akan mengurangi jumlah klorofil dan enzim yang berkontribusi pada proses fotosintesis,” ucapnya.
Bayu juga menjelaskan, hujan berkaitan erat dengan ketersediaan air dalam daun, dan sangat berpengaruh dalam proses fotosintesis. Jika jumlah air menurun, maka energi kimia akan dilepaskan akan menurunkan laju fotosintesis. Selain itu, karbohidrat yang digunakan untuk pertumbuhan daun juga akan menurun.
“Hal ini disebabkan peningkatan ketersediaan air seiring dengan pertumbuhan daun. Perubahan pola curah hujan dan kejadian iklim ekstrem yang telah kita lihat akhir-akhir ini pasti akan berdampak pada sumber daya lahan dan ketersediaan air,” jelasnya.