Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penerbangan YIA Normal Pesawat Menuju Bandara Soekarno Hatta Lancar
Ilustrasi YIA. (Dok. Istimewa)
  • Operasional YIA kembali normal pada Selasa pagi, termasuk rute dari dan menuju Soekarno-Hatta, tanpa penumpukan penumpang. Sebanyak 68 pergerakan penerbangan direncanakan hari itu.

  • Hasil paper test menyatakan area YIA negatif abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara beroperasi normal pukul 06.00–21.00 WIB dan siap dibuka 24 jam untuk pengalihan penerbangan.

  • Selama 6–7 September 2026, 45 penerbangan YIA dibatalkan akibat penutupan sementara Soekarno-Hatta terdampak erupsi: 30 penerbangan pada Minggu dan 15 pada Senin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kulon Progo, IDN Times - Aktivitas penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA), kembali normal pada Selasa (8/9/2026). Sebelumnya puluhan penerbangan di bandara tersebut dibatalkan akibat penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Branch Communication and CSR Department Head YIA Kulon Progo, Anita Herawati mengatakan operasional penerbangan di YIA telah berjalan seperti biasa sejak Selasa (8/9/2026) pagi. Kondisi tersebut terutama terlihat pada penerbangan dengan tujuan maupun kedatangan dari Bandara Soetta (CGK).

"Penerbangan di YIA sudah berjalan normal seperti biasa dan tidak ada penumpukan penumpang," kata Anita kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

1. Penerbangan menuju dan dari Soekarno Hatta lancar

Yogyakarta International Airport (YIA). (IDN Times/Paulus Risang)

Sejumlah penerbangan rute Soekarno-Hatta telah beroperasi sesuai jadwal pada Selasa pagi. Di antaranya Citilink yang berangkat dari YIA pukul 06.05 WIB dan Batik Air yang tiba sekitar pukul 07.10 WIB.

Meski penerbangan normal kembali, maskapai belum melakukan penjadwalan ulang terhadap penerbangan yang dibatalkan pada hari sebelumnya. "Penerbangan hari ini direncanakan ada sebanyak 68 pergerakan," ujar Anita.

YIA juga tetap beroperasi sesuai jadwal normal, yakni pukul 06.00-21.00 WIB. Namun, pengelola bandara siap mengoperasikan YIA selama 24 jam jika diperlukan untuk menampung penerbangan yang dialihkan dari bandara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

2. Abu vulkanik tidak terdeteksi di area YIA

Ilustrasi pesawat di YIA. (IDN Times/Herka Yanis)

General Manager YIA Kulon Progo, Muhammad Thamrin, memastikan sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak sampai ke wilayah YIA. Kepastian tersebut diperoleh setelah pihak bandara melakukan pengujian menggunakan metode paper test di area udara bandara.

"Berdasarkan paper test, YIA negatif dari debu vulkanik sehingga siap dibuka selama 24 jam untuk antisipasi jika ada pesawat yang penerbangannya harus dialihkan," jelas Thamrin. Kondisi ini membuat YIA dapat melayani penerbangan secara normal sekaligus menjadi salah satu bandara yang siap menerima pengalihan penerbangan jika dibutuhkan.

3. Sebanyak 45 penerbangan YIA dibatalkan dalam dua hari

Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA). (IDN Times/Herka Yanis)

Sebelum aktivitas normal, sebanyak 45 penerbangan di YIA dibatalkan selama dua hari akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan. Pada Minggu (6/9/2026), pembatalan mencapai 30 penerbangan yang terdiri dari 14 penerbangan datang dan 16 penerbangan berangkat.

Sementara pada Senin (7/9/2026), sebanyak 15 penerbangan dibatalkan, terdiri dari delapan penerbangan berangkat dan tujuh penerbangan datang. Penutupan sementara Bandara Soetta sejak Minggu hingga Senin turut memengaruhi penerbangan dari dan menuju YIA.

Thamrin mengatakan abu vulkanik menjadi salah satu ancaman serius terhadap keselamatan penerbangan karena kandungan silika di dalamnya. "Sebab debunya mengandung silika yang merupakan bahan kaca dan bisa merusak mesin pesawat jika terkena, sehingga keamanan penerbangan harus jadi perhatian," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article