Pemkab Sleman adakan rapid test random kepada pedagang dan dan pembeli di Pasar Prambanan. IDN Times/Siti Umaiyah
Menurut Bupati, bagi para peserta yang dinyatakan reaktif, akan langsung dibawa ke Asrama Haji untuk menjalani karantina. Kemudian peserta yang bersangkutan akan dites swab untuk memastikan apakah benar positif COVID-19. Jika benar positif, maka akan diisolasi di rumah sakit.
Sri Purnomo menjelaskan, jika nanti dari hasil akhir tes menunjukkan adanya transmisi yang berlebihan, maka pasar akan ditutup. Namun, jika hasil positif hanya 1-2, maka sementara langkah tracing yang akan dipilih.
"Penutupan pasar jika terjadi transmisi yang berlebihan. Jika 1-2 lakukan evaluasi dan lakukan tracing secepatnya, sebisa mungkin tidak menutup pasar. Misal (hasil) rapid test 70, 30 reaktif harus dipikir lagi. Jika hanya 7 kan bisa dilokalisir," terangnya.