Pasutri di Bantul Meninggal Tersengat Listrik Saat Jemur Pakaian

- Pasutri di Bantul meninggal dunia akibat tersengat listrik saat menjemur pakaian
- Saksi mematikan meteran listrik di rumah korban dan membawa kedua korban ke rumah sakit
- Keluarga korban menerima kematian kedua korban dan jenazah diserahkan untuk dimakamkan
Bantul, IDN Times - Pasangan suami istri AR (57) dan SW (44) warga Padukuhan Banyakan, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Pasutri ini diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat menjemur pakaian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hadiyanto mengatakan kejadian berawal saat korban SW menjemur pakaian di bentangan kawat bagian belakang rumah. Selanjutnya saksi Sri Mulyono (47), tetangga korban yang berada di kamar mandi mendengar teriakan minta tolong.
"Saksi Sri Mulyono kemudian mendatangi rumah korban dan mendapati kedua korban dalam kondisi tergeletak di lantai dengan memegang kawat jemuran yang diduga ada aliran listriknya," katanya.
1. Saksi kemudian mematikan meteran listrik di rumah korban

Selanjutnya saksi Samilah lewat di depan rumah korban juga mendengar teriakan minta tolong. Ia segera mematikan meteran listrik di bagian depan rumah korban.
"Saksi Samilah memanggil saksi Andi Hermawan (41) yang kebetulan berprofesi seorang ASN Penata Anastesi di RS Panembahan Senopati," katanya.
2. Saksi membawa kedua korban ke rumah sakit

Saksi Andi Hermawan masuk ke dalam rumah untuk memeriksa kondisi korban dan mendapatkan korban meninggal dunia.
"Untuk pemeriksaan lebih lanjut korban dibawa ke RSU Rajawali Citra, Jalan Pleret, Potorono Banguntapan Bantul, dipastikan korban meninggal dunia," ungkapnya.
3. Keluarga korban menerima kematian kedua korban

Setelah dipastikan pasangan suami istri itu telah meninggal akibat tersengat aliran listrik, selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan.
" Keluarga telah menerima kematian kedua korban sebagai musibah," ujarnya.


















