Merapi Keluarkan Lava Pijar, Jarak Luncur Sejauh 2 Kilometer

Sleman, IDN Times - Gunung Merapi pada hari Selasa (18/5/2021) meluncurkan lava pijar sejauh dua kilometer. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyampaikan berdasarkan pengamatan yang dilakukan pukul 00.00 hingga 24.00 WIB teramati Gunung Merapi mengeluarkan sebanyak 10 kali guguran lava pijar ke arah Barat Daya.
"Teramati 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal dua ribu meter ke arah Barat Daya," ungkapnya pada Rabu (19/5/2021).
1. Selama bulan Mei terjadi sebanyak tiga kali

Selama bulan ini, luncuran lava pijar dengan jarak yang sama juga pernah terjadi pada Minggu (16/5/2021). Sebanyak dua luncuran mengarah ke Barat Daya. Kemudian, Selasa (4/5/2021) Gunung Merapi juga mengeluarkan lava pijar dengan jarak dua kilometer.
2. Awan panas meluncur sejauh delapan ratus meter

Selain lava pijar, Gunung Merapi juga terpantau mengeluarkan satu kali awan panas guguran. Awan panas guguran tersebut meluncur sejauh delapan ratus meter ke arah Barat Daya.
"Teramati satu kali awan panas guguran dengan jarak luncur delapan ratus meter ke arah Barat Daya," katanya.
3. Status Merapi masih siaga

Berdasarkan data BPPTKG, Gunung Merapi hingga saat ini masih berstatus siaga. Untuk potensi bahaya erupsi Gunung Merapi berupa guguran lava dan awan panas di sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal lima kilometer. Sedangkan pada sektor Tenggara yaitu sungai Gendol sejauh tiga kilometer potensi bahaya serupa juga perlu diwaspadai.
"Erupsi eksplosif juga masih berpeluang terjadi dengan potensi bahaya berupa lontaran material vulkanik dalam radius tiga kilometer dari puncak," paparnya.


















