Tidur nyenyak sangat penting bagi kesehatan semua orang, terutama anak-anak, karena berdampak langsung pada perkembangan mereka. Sebab, tidur yang berkualitas memungkinkan pikiran dan tubuh anak bisa beristirahat, pulih, dan memulihkan tenaga mereka untuk belajar, dan juga tumbuh, baik secara mental maupun fisik.
Sebaliknya jika anak tidak mendapat tidur yang cukup, maka mereka akan mudah tersinggung, rewel, sulit berkonsentrasi, hingga tidak bersemangat untuk beraktivitas di keesokan harinya karena tubuhnya terasa lelah. Itu semua merupakan efek jangka pendek jika anak kurang tidur.
Namun jika kurang tidur terjadi secara teratur atau dalam waktu yang lama, maka ini bisa menyebabkan masalah pada pertumbuhan anak, terutama gangguan pertumbuhan dan stunting. Penyebab kondisi ini diduga karena produksi hormon pertumbuhan terganggu. Hal ini bisa mengakibatkan kekurangan hormon pertumbuhan, yang memengaruhi fungsi sistem peredaran darah dan pernapasan, serta sistem kekebalan tubuh.
Nah, berikut ini beberapa fakta terkait kurang tidur pada anak, termasuk penjelasan mengapa kurang tidur bisa menghambat pertumbuhan anak. Happy reading!
