Makan Bergizi Gratis SMA/SMK Kota Yogyakarta Diundur hingga Februari

- Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA/SMK sederajat di Kota Yogyakarta mundur hingga bulan depan.
- Kepala Disdikpora DIY menyampaikan kesiapan intern dan SPPG sebagai alasan penundaan pelaksanaan program MBG.
- Sebanyak 360 sekolah di DIY menjadi sasaran program MBG, dengan Disdikpora hanya bertindak sebagai penyuplai data.
Yogyakarta, IDN Times - Jdwal pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk jenjang SMA/SMK sederajat di Kota Yogyakarta mundur. Pelaksanaan MBG di SMKN 4 Kota Yogyakarta yang dijadwalkan hari ini, Senin (20/1/2025) urung terlaksana.
1. Diperkirakan mundur hingga Februari

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman menuturkan, pelaksanaan MBG tingkat SMA/SMK sederajat di Kota Yogyakarta kemungkinan baru terlaksana bulan depan. Hal itu disampaikan berdasarkan keterangan Kepala SMKN 4 Yogyakarta yang ditunjuk menjadi pilot project MBG untuk jenjang SMA/SMK sederajat di Kota Yogyakarta.
"Ini tadi kepalanya menyampaikan kemungkinan Februari," kata Suhirman, Senin (20/1/2025).
2. Dapur belum siap

Menurut Suhirman, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG untuk sekolah belum siap untuk melaksanakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu. "Kesiapan intern, kesiapan SPPG," kata Suhirman.
Tak hanya di Kota Yogyakarta, Suhirman mengatakan pelaksanaan MBG untuk jenjang SMA/SMK di Kabupaten Gunungkidul juga belum terlaksana.
3. MBG DIY sasar sebanyak 360 sekolah

Suhirman menambahkan, pihaknya mencatat ada sekitar 360 satuan pendidikan yang jadi sasaran program MBG di DIY. Disdikpora menurutnya hanya bertindak sebagai penyuplai data sekolah penerima manfaat, sementara MBG direalisasikan oleh SPPG di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).
"Kita kan menyediakan data saja, data yang dekat dengan SPPG, SOP-nya (jarak) tiga kilometer, kemudian beberapa menit dari pengantar makanan itu. Artinya, SMA/SMK di Jogja itu siap selama itu kami sebagai penyuplai data saja," pungkasnya.
















