Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta Gelar Pameran Kritisi MBG

- Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta menggelar pameran Galaksi Volume 5 dengan tema Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Tema MBG diwujudkan melalui tajuk Gastronomi, yang dikritisi oleh mahasiswa sebagai program unggulan pemerintah dengan sejumlah catatan.
- Galaksi Vol. 5 menampilkan berbagai karya mahasiswa, mulai dari fotografi, majalah, hingga pemutaran film pendek, dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Yogyakarta, IDN Times - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta kembali menggelar pameran Galaksi (Gala Aksi Karya Mahasiswa Komunikasi) Volume 5 di Gedung Social Militaire, Taman Budaya Yogyakarta, Rabu (21/01/2026). Pada penyelenggaraan kali ini, Galaksi Volume 5 mengusung tema Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pameran Galaksi merupakan festival tahunan yang digelar Prodi Ilmu Komunikasi sebagai penutup rangkaian Ujian Akhir Semester. Sejumlah karya tugas akhir mahasiswa ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari fotografi, majalah, hingga pemutaran film pendek.
1. Angkat tajuk Gastronomi

Ketua Panitia Galaksi Vol. 5, Ilyas Abdurrahman, mengatakan tema Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pameran ini diwujudkan melalui tajuk Gastronomi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gastronomi diartikan sebagai seni menyiapkan hidangan lezat atau tata boga.
“Gastronomi, ringkasnya, adalah makanan yang awalnya disiapkan dengan bahan sederhana, namun kemudian dapat dikemas menjadi sajian yang mewah. Tema ini kami angkat karena memiliki korelasi dengan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Ilyas saat diwawancarai di sela acara, Rabu (21/01/2026).
Ilyas menyebut Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program unggulan pemerintah yang masih memiliki sejumlah catatan untuk dikritisi. Isu yang diangkat antara lain persoalan gizi, tata kelola, kasus keracunan, hingga berbagai masalah lainnya. Berbagai isu tersebut kemudian diolah mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta menjadi karya kreatif.
“Secara esensi, ada banyak sisi yang diangkat mahasiswa. Teman-teman melihat secara luas, dan menghubungkan dengan berbagai isu, seperti PHK, keracunan, hingga dampak efisiensi anggaran pemerintah. Meskipun begitu, ada juga karya yang menampilkan sisi positif program MBG. Namun, sebagai mahasiswa penerus kepemimpinan, kita tetap harus mengkritisi setiap program pemerintah yang dijalankan,” tambahnya.

Galaksi Vol. 5 menampilkan berbagai karya mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta. Rangkaian kegiatan dibuka dengan pameran fotografi dari mahasiswa angkatan 2025. Sebanyak 16 kelompok memamerkan karya foto dengan fokus pada produk makanan bergizi.
Acara kemudian berlanjut dengan peluncuran Com.23 Magazine yang disertai bedah majalah dan workshop jurnalistik. Com.23 Magazine merupakan karya indepth reporting mahasiswa Ilmu Komunikasi Unisa Yogyakarta angkatan 2023 yang mengulas pelaksanaan program MBG.
Sejumlah topik yang dibahas antara lain dampak MBG terhadap usaha kantin sekolah, upaya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjaga kualitas makanan, pengelolaan sampah makanan MBG, hingga berbagai kekhawatiran lain terkait program tersebut.
Sebagai penutup, Galaksi Vol. 5 menayangkan sembilan film pendek karya mahasiswa angkatan 2024. Film-film ini menjadi wadah mahasiswa menunjukkan keterampilan sinematografi, sekaligus mengangkat berbagai sisi program MBG dengan pendekatan yang beragam, mulai dari drama, horor, hingga komedi.
3. Diapresiasi berbagai pihak

Penyelenggaraan Galaksi Vol. 5 mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Dekan Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial, dan Humaniora (FEISHum) Unisa Yogyakarta, Annisa Warastri, menyebut kegiatan ini sebagai acara yang spesial. Ia menilai mahasiswa Ilmu Komunikasi mampu kembali menggelar Galaksi secara mandiri.
“Saya senang sekali bisa hadir di sini. Ini merupakan wujud kontribusi Ilmu Komunikasi yang turut memberikan kritik membangun kepada pemerintah,” ujar Annisa.
Dosen pembimbing Galaksi Vol. 5, Dias Reginan Pinkan, juga menyampaikan kebanggaannya kepada para mahasiswa. “Kami sangat bangga dengan kalian semua,” tandasnya.
Apresiasi turut datang dari pengunjung. Salah satunya Al Fattah, yang menilai tema dan rangkaian acara Galaksi Vol. 5 menarik untuk diikuti, termasuk topik MBG yang diangkat. “Pemilihan topik MBG ini sangat bagus karena sedang hangat dan sangat relevan dengan situasi saat ini,” ujar Al Fattah.

















