Penanaman pohon oleh Pertamina di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Go-Sari di Guwosari, Pajangan, Bantul, Jumat (5/6/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita, dalam kunjungannya di TPS Go-Sari saat seremonial Hari Lingkungan Hidup Pertamina Patra Niaga, mengapresiasi berkembangnya BUMDes Guwosari. “Alhamdulillah menggembirakan perkembangannya. Informasi yang kami terima telah memberi dampak positif,” ungkap Arya.
Arya mendorong agar beberapa kekurangan yang masih ada bisa diperbaiki. Selain itu Arya mengharapkan TPS Go-Sari memanfaatkan peluang yang ada. “Bisa menjadi pemasok telur dari peternakan ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi),” kata dia.
Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga, Jawa Tengah dan DIY, Taufiq Kurniawan, menambahkan dalam kegiatan hari ini pihaknya menyerahkan bantuan pengembangan Program Go-Sari senilai Rp150 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pengembangan TPS3R tersebut.
“Momen hari lingkungan hidup ini kami hadir langsung di tempat yang saat ini menjadi isu nasional yakni mengenai persoalan sampah. Masyarakat di sini juga sudah sangat semangat dalam mengelola sampah,” ungkap Taufiq.
Hal itu terlihat dari pengelolaan sampah menjadi eco furniture, palet dari sampah plastik yang dijadikan meja. Selain itu juga ada budi daya maggot, dan pengembangan peternakan ayam petelur. Setelah berjalan lebih kurang 2 tahun, dukungan dari Pertamina Patra Niaga pun masih berlanjut. Diharap setelah 5 tahun masyarakat semakin mandiri.
“Kami kemarin juga melakukan diskusi dengan Universitas Gadjah Mada, membuka peluang-peluang untuk akademisi itu bisa masuk. Intinya kami sebagai perusahaan itu juga menjadi hub, bahwa setiap orang atau setiap instansi bisa memberikan masukan yang terbaik untuk niat kita bersama perbaikan kualitas lingkungan,” ujar Taufiq.
Selain menggandeng akademisi, Taufiq mengatakan ke depan pihaknya juga akan menggandeng Lapas Kelas IIB Bantul. Nantinya akan ada program yang mengintegrasikan warga binaan dengan pengembangan TPS Go-Sari. “Warga binaan yang sudah mendekati lulus mungkin ya bisa melakukan pemilahan sampah di sini atau kerajinan palet, atau beberapa kreativitas lainnya bisa kita bawa ke dalam direplikasi,” ucap Taufiq.
Dalam kesempatan ini Pertamina juga menyerahkan 1.000 bibit Pohon Pule, Ketapang, dan buah-buahan. Bantuan ini disebut juga sebagai wujud kepedulian Pertamina terhadap kualitas lingkungan.